Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Lomba
International Mandiri Marathon Jakarta 'Panik'
Sunday 27 Oct 2013 08:41:24

Salah satu jalan yang ditutup akibat adanya Lomba Lari International Mandiri Marathon Jakarta.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sepanjang rute Lomba Lari International Mandiri Jakarta Marathon terjadi kemacetan dan kebingungan dari masyarakat penguna jalan, dari pantauan pewarta BeritaHUKUM.com, terjadi kepanikan dari penguna jalan dan juga petugas keamanan yang berjaga menutup akses di sepanjang jalur yang dilalui.

Akibat dari Lomba lari untuk jarak 42KM, 21KM, 10KM, dan 5KM terlihat dari ketidaksiapan aparat keamanan lomba.

Dimana, lomba yang dimulai jam 05:00 Wib pagi - selesai jam 12:00 Wib. Sebagian besar jalan-jalan protokol di Jakarta akan tutup, dari sekitar jam 02:00 Wib pagi untuk persiapan lomba lari Marathon.

Lomba yang sampai jam 12:00 Wib siang, Minggu (27/10) ini, dari pengguna jalan banyak yang bingung dan bertanya kepada petugas.

"Ada acara apa ini pak? Kami sudah muter-muter juga belum bisa sampai ketempat tujuan kami," ujar Shinta, yang mengaku ingin menuju ke Gedung Balai Kartini.

Sementara, petugas keamanan dari Polsek Mampang mengaku bingung juga mendapat tugas menutup rute Marhaton.

Gawat ini pak, kita hanya ditugaskan menutup rute, namun tidak ada petunjuk pengalihan arus alternatif lain," ujar petugas Polsek, yang tidak ingin disebutkan namanya kepada pewarta.

Kegiatan acara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bekerja sama dengan promotor Inspiro dan Dyandra Promosindo menggelar Mandiri Jakarta Marathon (JakMar) 2013 untuk memperebutkan total hadiah senilai Rp 2,5 miliar yang diikuti lebih dari 10.000 peserta dari 50 negara ikut meramaikan lomba.

Adapun rute yang akan dilalui yaitu: Start di Monas - Budi Kemuliaan - Abdul Muis - Harmoni - Majapahit - Gajah Mada - Kota Tua - Hayam Wuruk - Juanda - Kathedral - Medan Merdeka Barat - Thamrin - Imam Bonjol - H.O.S Cokroaminoto - Kuningan Gatot Subroto - puter balik di Pancoran - Gatot Subroto - Gerbang Pemuda - Asia Afrika - Hang Tuah - Kyai Maja - Sisingamaraja - Sudirman - Thamrin - finish di Monas.(bhc/put)


 
Berita Terkait Lomba
 
• Pemprov DKI Jakarta Gelar Lomba Foto dan Vlog
 
• Tim Futsal Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya Menjuarai Kapolda Cup 2018
 
• Turnamen Futsal Kapolda Cup 2018 Resmi Dibuka di Planet Futsal, Kuningan
 
• Ibu Negara Iriana Melepas Peserta Lomba Kartini Run 2018
 
• Kemala Bhayangkara, Perwosi, Oase KK dan KONI Gelar Lomba Lari 'Kartini Run 2018'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]