Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Pertumbuhan Ekonomi
Inilah Pesan SBY untuk Dahlan Iskan
Saturday 13 Oct 2012 11:34:51

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Ist)
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pesan kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan.

Presiden berpesan agar Dahlan segera mempercepat proyek-proyek BUMN untuk mendukung pertumbuhan ekonomi mendatang.

“Saya harap BUMN mampu melakukan sesuatu yang riil dan besar di segala lini, baik di tingkat pangan, energi, hingga transportasi ramah lingkungan. Semuanya akan difokuskan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Presiden saat membuka Rapat Koordinasi BUMN di Hotel Sahid The Rich Jogja di Yogyakarta, Rabu (10/10).

Presiden mengharapkan agar dalam waktu 5-10 tahun mendatang, BUMN bisa melakukan investasi besar. Tidak hanya BUMN, sektor swasta juga harus mendukung seluruh proyek pemerintah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Presiden akan memberikan dukungan, khususnya bila ada proyek yang memerlukan Peraturan Presiden untuk mempercepat bisnis, apalagi jika proyek tersebut sudah jelas konsep bisnisnya dan rencananya terarah.

Di bidang pangan, Presiden melihat ada kecenderungan kenaikan konsumsi masyarakat terhadap daging sapi, kedelai, hingga sorgum. “Saya tidak menjelaskan bahwa konsumsi daging khususnya sapi dari Australia naik, tapi solusinya bagaimana BUMN bisa membuat peternakan sendiri di dalam negeri agar daging lokal kita bisa bersaing dengan luar negeri,” ujarnya.

Di bidang energi, Presiden berpesan agar pemerintah mampu menghadirkan transportasi ramah lingkungan. Alangkah lebih baik jika transportasi umum tersebut tanpa menggunakan bahan bakar minyak. “Selama ini anggaran subsidi minyak kita membengkak. Begitu juga dengan pos-pos lainnya, sehingga semua proyek harus didukung, khususnya penggunaan mobil listrik atau mobil hybrid. Itu harus segera dilakukan,” katanya.

Di bidang infrastruktur, Presiden juga berpesan agar BUMN bisa membangun proyek infrastruktur yang berpihak pada Indonesia kawasan Timur. Selama ini, pembangunan Indonesia dinilai cenderung terlalu diarahkan ke Indonesia tengah dan Indonesia barat. Presiden meminta agar tidak ada ketimpangan pembangunan di wilayah timur sebab angka kemiskinan Indonesia di bagian timur masih lebih tinggi dan itu menjadi tanggung jawab pemerintah.

Presiden juga mengapresiasi apabila BUMN mau membuat infrastruktur di Indonesia bagian tengah dan timur. Begitu juga dengan rencana pembuatan jalan tol di Sumatera. Presiden ingin bahwa seluruh pulau di Indonesia bisa terhubung baik dengan trasportasi udara, laut hingga darat.

Selain itu, Presiden juga berpesan kepada Perusahaan Listrik Negara dan Pertamina, khususnya dalam menjaga pasokan BBM dan pasokan listrik di seluruh wilayah Indonesia. “Dulu saya ingat saat PLN membuat proyek listrik 10.000 MW, itu banyak masalah. Jadi jangan diulangi lagi, itu buat pelajaran saja. Begitu juga dengan Pertamina. Saya minta dia untuk bisa mencari sumber minyak baru di luar Indonesia, khususnya luar negeri,” kata Presiden.(bmn/kmp/bhc/rby)


 
Berita Terkait Pertumbuhan Ekonomi
 
Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia
 
Wakil Ketua MPR: Ekonomi Tumbuh Namun Kemiskinan Naik, Pertumbuhan Kita Masih Eksklusif
 
Waspadai Pertumbuhan Semu Dampak 'Commodity Boom'
 
Pimpinan BAKN Berikan Catatan Publikasi BPS tentang Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I-2022
 
Harga Tidak Juga Stabil, Wakil Ketua MPR: Pemerintah Gagal Menjalankan Amanat Pasal 33 UUD 1945
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]