Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Perampokan
Inilah Asal Kesatuan Genk Polisi Perampok Emas
Saturday 26 Apr 2014 06:29:35

Ilustrasi mobil membawa emas yang di rampok.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Genk perampokan spesalis mobil emas yang membawa total 13 kilogram emas di Tol Jagorawi kali ini bukan tanggung-tanggung, mereka bukan penjahat sembarangan, ternyata mereka ini diduga kuat adalah Genk anggota Kepolisian dari berbagai satuan di Polri dan seorang oknum TNI masih buron, perbuatan tercela mereka ini sangat mengagetkan dan memperburuk citra intitusi mereka Polri yang sedang di perbaiki oleh Kapolri Jenderal Pol Sutarman.

Merekapun akhirnya berhasil diringkus oleh tim Polisi juga, dan mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya serta terancam dipecat dari kesatuanya masing-masing. Pelaku ternyata komplotan oknum polisi yang bekerjasama dengan oknum TNI. Mobil pembawa emas CV BM itu dirampok komplotan di Tol Jagoraw arah Bogor di Km 15 Cimanggis.

Aksi terjadi pada Jumat 18 April siang. Yang mengawal mobil CV BM mengangkut emas itu Oknum TNI yang mengontak sejumlah oknum polisi. Ada barang yang diantar hari itu.

"Para pelaku diduga beraksi di jalan Tol Jagorawi Jakarta Timur. Polisi masih mengembangkan untuk mencari otak pelaku dan penadahnya," kata Kombes pol Rikwanto, Jumat (25/4).

Adapun masing-masing pelaku, kata Rikwanto, adalah anggota Kepolisian dari berbagai kesatuan. Di antaranya, Bripda L dari intelejen mobil, Brigadir GA dari SDM Polda Metro Jaya, Brigadir JM anggota Brimob Satuan I Gegana, Brigadir F anggota Badan Narkotika Nasional, (BNN) Aipda DS, Brigadir BH, dan satu orang sipil, AS.

Selanjutnya, aksi mereka ini setelah mereka membagi tugas dan mengikuti mobil pembawa emas, hingga di Tol Jagorawi, para pelaku melancarkan aksinya. Tersangka AS yang mengambil alih mobil korban dan dikawal tersangka Brigadir GA menggunakan mobil Toyota Kijang Innova. A seorang oknum TNI yang kini masih buron.

"Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti senjata api yang digunakan oknum anggota kepolisian dan telepon seluler milik korban, sedangkan emas hasil perampokan sudah dijual kepada penadah," katanya.

Pelaku diduga sudah membuntuti korban. Brigadir BH diduga telah mendapatkan informasi mobil korban akan berangkat dengan mengangkut emas dari kantor di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Rikwanto menjelaskan bahwa, kasus ini masih dalam tahap pengembangan. Polda Metro berjanji untuk mencari otak pelaku perampokan tersebut.

"Hingga saat ini kita masih mengembangkan untuk mencari otak pelaku dan penadah," ujarnya, sementara pelaku dikenakan pasal 365 dan terancam di pecat semua dari kesatuanya masing-masing(bhc/put)


 
Berita Terkait Perampokan
 
• 3 dari 5 Pelaku Kasus Perampokan terhadap Pengemudi Wanita di Pulogadung Dibekuk
 
• Ancam Teler Bank Mandiri Gunakan Pistol dan Bom Mainan Pelaku JP Ditangkap
 
• Jatanras Polda Metro Berhasil Ciduk Pelaku Utama Kasus Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
 
• Polisi Tangkap 2 dari 3 Pelaku Perampokan dan Pemerkosaan Anak di Bekasi
 
• Resmob Polda Metro Bekuk Kawanan Perampok Nasabah Bank, 1 Tewas Didor, 3 DPO
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]