Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Jokowi
Ini Dia Program 100 Hari Jokowi Jika Definitif Jadi Gubernur DKI
Friday 21 Sep 2012 12:58:02

Joko Widodo (Foto:Berita HUKUM/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Cagub DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berhasil menjadi gubernur versi penghitungan cepat sejumlah lembaga survei. Jika Jokowi akhirnya dilantik menjadi gubernur DKI, lantas apa yang menjadi program 100 harinya ke depan?

"Saya sudah sampaikan dalam waktu 100 hari kartu 'Jakarta Sehat' dan 'Jakarta Pintar' sudah harus terbit", ujar Jokowi dalam jumpa pers di Posko Pemenangan Jokowi-Ahok, Jalan Borobudur No 22, Menteng, Jakpus, Kamis (20/9).

Selain itu, Jokowi juga mengatakan akan merombak sistem birokrasi di pemerintahan provinsi DKI Jakarta. "Saya rasa birokrasi yang mental melayani sudah bisa dilakukan dalam waktu 3 bulan saya kerja", tuturnya.

Terkait media, pria yang saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Solo ini mengatakan akan membangun hubungan baik media setiap saat. Dia mengaku siap dihubungi 'pemburu berita' sepanjang hari.

"Saya juga akan akses kepada media yang ingin wawancara selama 24 jam penuh, saya layani. Semuanya. Masyarakat juga boleh. Tapi kalau bisa yang penting - penting saja. Kalau tidak penting, ya nggak usah. Karena saya melihat media sebagai alat kontrol di segala hal, jangan sampai ada informasi - informasi yang tidak terungkap ke publik. Jadi saya tidak mau tutup tutupi informasi ke publik, ya melalui media itu", cetusnya.

Sejumlah lembaga survei merilis hasil akhir hitung cepat pilgub DKI. Meski dengan metode dan jumlah sampel yang berbeda, hasilnya semua hampir sama. Pasangan Jokowi - Ahok menang.

Hitung cepat ini digelar real time dari sejumlah TPS di Jakarta. Sebagian ada yang disiarkan langsung televisi, sebagian lagi merilisnya di lokasi tertentu.

Berikut hasil hitung cepat lembaga survei pilgub DKI Jakarta:

1. Quick Count LSI - TV One: Jokowi - Ahok 53,68%, Foke - Nara 46,32%.
2. Indo Barometer - Metro TV: Jokowi - Ahok 54,11%, Foke - Nara 45,89%.
3. LSI-SCTV: Jokowi - Ahok: 53,81%, Foke - Nara 46,19%.
4. Kompas: Jokowi - Ahok: 52,97 %, Foke - Nara 47,03%
5. MNC Media - SMRC: Jokowi - Ahok 52,63%, Foke - Nara 47,37%.(dtk/bhc/opn)


 
Berita Terkait Jokowi
 
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
 
Usai Resmi Ditahan, Hasto Minta KPK Periksa Keluarga Jokowi
 
Jokowi Bereaksi Usai Connie Bakrie Sebut Nama Iriana,Terlibat Skandal Pejabat Negara?
 
Eggi Sudjana Laporkan Jokowi soal Dugaan Ijazah Palsu,Tantang UGM Buka Suara
 
PKS Minta Jokowi Lakukan Evaluasi, Tak Sekadar Minta Maaf
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]