Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres
Ini Alasan Jaringan Santri Sulsel-Jabodetabek Dukung Ma'ruf Amin
2018-11-23 17:39:02

Deklarasi Jaringan Santri Sulsel Jabodetabek bertajuk 'Santri Cinta Ulama, Ulama Sayang Santri' di D'Hotel, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (23/11).(Foto: BH /mos)
JAKARTA - Jaringan Santri Sulawesi Selatan-Jabodetabek mendukung penuh calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin dalam keikutsertaannya pada Pemilihan Umum 2019.

Demilkian disampaikan Jamaluddin Djunaid selaku Pembina Jaringan Santri Sulsel-Jabodetabek dalam acara deklarasi
bertajuk 'Santri Cinta Ulama, Ulama Sayang Santri' di D'Hotel, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (23/11).

"Alasannya karena kami adalah santri kami harus melakukan pembelaan atau dukungan yang nyata terhadap ulama, karena KH Ma'ruf Amin ini tidak hanya sebagai ulama tapi memang adalah orang yang memiliki kualifikasi politik," ujarnya

Dukungan tersebut, kata Jamaluddin, ialah sebagai sebuah langkah konkrit yang diputuskan oleh pihaknya." Bagi kami santri ini adalah wujud nyata dukungan terhadap beliau, jadi itu alasan kami mendukung karena beliau adalah orang yang tepat masuk dunia politik karena juga memiliki integritas politik dan moral yang tinggi," jelasnya.

Ia menyebutkan, KH Ma'ruf Amin juga memiliki riwayat karir politik yang patut diapresiasi ketika masih aktif menjadi wakil rakyat di DPRD DKI Jakarta maupun DPR RI.

"Sehingga kita merasa penting untuk mendukung karena disamping beliau adalah keilmuan ulamanya sudah tidak diragukan lagi beliau juga adalah politisi yang terkenal dengan track record bagus kemudian punya kualifikasi memahami dunia politik, isu kebangsaan dan keumatan," ucapnya.(bh/mos)


 
Berita Terkait Pilpres
 
Beredar 'Bocoran' Putusan Pilpres di Medsos, MK: Bukan dari Kami
 
Selain Megawati, Habib Rizieq dan Din Syamsuddin Juga Ajukan Amicus Curiae
 
Ahli dari Kubu Prabowo Sebut Pencalonan Gibran Sesuai Putusan 90, Hakim MK Bilang Begini
 
Bertemu Ketua MA, Mahfud MD Minta Pasangan Prabowo-Gibran Didiskualifikasi di MK
 
Tak Mau Buru-buru Soal Hasil Pemilu, Koalisi Amin Kompak Tunggu Pengumuman KPU
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]