Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Ukraina
Inggris Terkena Dampak Embargo Rusia
Wednesday 13 Aug 2014 06:15:10

Rusia adalah pasar terbesar ikan mackerel dan herring Skotlandia.(Foto: Istimewa)
INGGRIS, Berita HUKUM - Sejumlah perusahaan Inggris terkena pengaruh negatif larangan Rusia terhadap impor makanan dari beberapa negara Barat. Larangan balasan yang diterapkan hari Kamis (7/8) tersebut melarang impor dari negara-negara yang menerapkan sanksi terhadap Rusia terkait konflik di Ukraina.

"Ini akan membawa pengaruh besar terhadap bisnis," kata Sinclair Banks, pimpinan perusahaan pengolahan ikan Lunar.

Perusahaan yang bermarkas di Peterhead, Skotlandia timur laut tersebut, menggantungkan setengah dari perputaran uang per tahun sebesar £60 juta dari ekspor ke Rusia.

"Kami memiliki ikan herring senilai £200.000 yang menunggu di St Petersburg, kami tidak tahu apakah akan lolos atau akan dibayar," kata Banks.

Dia menambahkan Lunar sudah membatalkan sebuah kapal pengekspor herring karena sanksi.

Pembuat keju Belton Cheese, yang berada ke arah selatan Lunar, juga menderita, kata Justin Beckett yang menjalankan bisnis keluarga tersebut.

Dia mengatakan harus membatalkan pemesanan keju senilai £30.000 yang seharusnya dikirim ke Rusia hari Senin.

"Anda bisa membayangkan bahwa hal ini sangat mengecewakan. Rusia adalah pasar yang sangat baru, sekitar 2-3% bisnis kami, tetapi kami sudah memiliki rencana perluasan dalam dua atau tiga tahun ini."(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Ukraina
 
• Ribuan Drone Digunakan Perang di Ukraina, Mengapa Fungsinya Begitu Penting?
 
• Krisis Pangan, Rusia Buka Opsi Ekspor Gandum Ukraina
 
• Rusia Ingin Umumkan Kemenangan di Ukraina pada 9 Mei, Kenapa Tanggal Itu Begitu Penting?
 
• Mengapa Indonesia Abstain Saat Rusia Dikeluarkan dari Dewan HAM PBB?
 
• Bagaimana Sikap Negara BRICS terhadap Rusia?
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]