Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Mudik
Informasi Geospasial: Pre-Launching Peta Mudik BIG 2017
2017-06-16 17:17:21

Selamat pagi, para mudikers jangan lupa download #petajalurmudikBIG.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sebagai bagian dari strategi implementasi Kebijakan Satu Peta (One Map Policy) dan dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi geospasial yang akurat, Badan Informasi Geospasial (BIG), bekerjasama dengan Korp Lalu Lintas (Korlantas) Mabes Polri dan Institut Teknologi Nasional (Itenas), akan me-release Peta Jalur Mudik Versi Cetak (Offline) 2017.

Peta mudik ini berbasis informasi geospasial yang akurat, terbaru dan informasinya dapat dipertanggungjawabkan, terkait posisi dan lokasi geografis objek sepanjang jalur mudik di Pulau Jawa.

Rencananya Peta Mudik ini akan disebarluaskan kepada masyarakat H-10 sebelum Hari Raya Idul Fitri baik secara langsung ataupun melalui situs di BIG, Itenas dan Polri. Peta Jalur Mudik versi cetak ini dapat digunakan oleh semua kalangan, terutama pemudik dengan kendaraan pribadi, sehingga masyarakat mendapatkan informasi jalur mana yang dapat dilalui, termasuk informasi jalur tol baru yang akan dibuka pada saat lebaran, informasi rawan bencana, rawan kecelakaan dan fasilitas umum seperti Pom Bensin, ATM, Rumah Sakit, Pos Polisi dan Tempat Istirahat yang terdapat di sepanjang jalan yang dilalui pemudik.

Peta disusun dari berbagai sumber, yaitu Peta Dasar RBI dari BIG, Peta Rawan Bencana dari BIG dan BNPB, Informasi Jalan Tol dari Kementerian PU-PERA. Peta ini sudah pula dilakukan validasi lapangan oleh tim BIG dan Itenas.

Validasi dilakukan terutama pada Jalur Utara, baik tol dan non tol, Jalur Tengah dan Jalur Selatan Pulau Jawa, hal ini mengingat jalur-jalur tersebut merupakan jalur yang sering dilalui pemudik.

Untuk wilayah yang sering terjadi rawan kemacetan, dibuatkan informasi khusus yang lebih detil misalnya tol ujung Pelabuhan Merak, Pejagan-Semarang, Semarang-Bawen, Semarang-Kertosono, Suramadu-Surabaya-Sidoarjo dan jalur non tol yaitu jalan alternatif Bandung-Tasik via Limbangan dan via Garut-Singaparna serta jalur Lumbir-Sumpiuh. Bersamaan dengan Peta Mudik versi cetak versi online sedang disiapkan pula.

Rencana ke depan BIG bersama Itenas akan membantu Polri dalam menyiapkan basis data informasi geospasial transportasi yang baik untuk wilayah seluruh Indonesia, sehingga pelayanan kepada masyarakat terkait informasi jalur mudik dapat disiapkan lebih baik.. Semoga masyarakat terlayani dengan baik, selamat sampai tujuan dan sekembalinya dari mudik dapat beraktifitas kembali.

Silahkan Download Peta Mudik BIG 2017 Klik Disini.(rls/BIG/bh/sya)


 
Berita Terkait Mudik
 
Mudik Lebaran 2024, Korlantas: 429 Orang Meninggal Akibat Kecelakaan
 
Gelar Rakor Lintas K/L, Polri Pastikan Mudik-Balik Lebaran 2024 Berjalan Aman dan Nyaman
 
Kemenhub Diingatkan Agar Mudik Lebaran 2023 Harus Lebih Lancar dan Terkendali
 
Buka Rakernis Korlantas, Kapolri: Wujudkan Mudik 2023 Aman hingga Tingkatkan Pelayanan Publik
 
Kapolri Lepas 11.300 Peserta Mudik Gratis Polri 2022 Tujuan Jawa Barat, Jawa Tengah-DIY dan Jawa Timur
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]