Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pembunuhan
Inalillahi, Korban Pembunuhan Klapanunggal Pernah Bekerja di Berbagai Media
2018-11-19 09:21:48

JAKARTA, Berita HUKUM - Identitas jenazah yang ditemukan di dalam seuah tong besar berwarna biru di kawasan Industri Kembang Kuning, Kampung Narogong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, telah diketahui.

Korban bernama Abdullah Fithri Setiawan (AFS), warga Pagedangan, Tangerang, Banten.

Informasi yang dihimpun redaksi, AFS, 43 tahun, pernah berprofesi sebagai wartawan sebelum akhirnya fokus di pengembangan bisnis media. AFS yang biasa disapa Dufi pernah bekerja di Rakyat Merdeka, Indopos, Beritasatu TV, INews TV, TVRI, dan terakhir aktif bekerja di TV Muhammadiyah.

Jenazah ditemukan pertama kali pada pukul 06.00 WIB oleh seorang pemulung berinisial SA (56). Ia mengira tong plastik berwarna biru tersebut berisikan sampah. Namun setelah dibuka ia kaget karena di dalamnya ada sesosok jenazah.

Identifikasi yang dilakukan tim Inafis Polres Bogor dan RS Polri Kramat Jati menemukan luka berat di bagian leher yang diyakini menyebabkan korban tewas.

Diduga AFS merupakan korban pembunuhan dan mengarah ke perampokan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, jenazah Dufi sudah dimakamkan di TPU Budi Dharma, Semper Barat, Cilincing, pagi ini, Senin (19/11).

Sementara, tetangga Dufi yang tidak mau disebutkan namanya menjabarkan bahwa Dufi meninggalkan seorang Istri dan enam orang anak.

Anak pertama Dufi, seorang perempuan yang masih duduk di bangku SMA di sebuah pesantren di Banten. Dia nyantribersama dengan adik perempuannya yang masih SMP.

"Anak ketiga juga perempuan. Tapi tidak di pesantren, dia sekolah di Tangerang. Kalau yang keempat sama kelima masih SD, di Tangerang juga," tutur tetangga Dufi tersebut kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Sementara anak terakhirnya, baru akan masuk SD.

Dufi merupakan karyawan di TV Muhammadiyah (TVMu).

Direktur News dan Produksi TV Muhammadiyah (TVMu) Brillianto K Jaya menjelaskan bahwa pria yang akrab disapa Dufi itu sedang tidak bertugas. Dufi yang berprofesi sebagai sales marketing TVMu, baru akan bertugas pada hari ini, Senin (19/11).

"Jadi, tidak ada penugasan. Hanya seharus malam ini, Senin, 19 November 2018, almarhum Dufi bertugas di kantor TVMu," tuturnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (19/11).

Brill menjelaskan bahwa Dufi telah berjanji akan hadir ke kantor pada malam ini. Pria yang malang melintang di dunia wartawan itu sedianya akan mengawal sebuah konten di TVMu yang berkaitan dengan milad Muhammadiyah ke-106 tahun.

"Ia berjanji akan mengawal produk sponsor yang beriklan di Milad Muhammadiyah ke-106 ini. Ia akan mengawal di ruang Master Control Room (MCR). Produk sponsor yang akan dikawal adalah minuman Cap Badak," jelas Brill.

"Namun, Allah berkehendak lain. Almarhum Dufi tidak jadi mengawal produk sponsor yang merupakan kliennya itu. Ia lebih dulu dipanggil Allah," sambungnya.

Inalillahiwainalillahi rojiun.. semoga almarhum Abdullah Fithri Setiawan meninggal dengan husnul khotimah.. Aamiin YRA..(dem/ian/RMOL/bh/sya)



Share : |

 
Berita Terkait Pembunuhan
Polisi Menangkap Dosen UNM Makassar Pembunuh Teman Sekantornya dalam Mobil
Penyanyi Rap Gay, Kevin Fret, Ditembak Mati di Puerto Rico
Chiko Terbukti Membunuh di THM, Hakim Vonis 15 Tahun Penjara
Chatingan Facebook Membawa Maut, Suami Bunuh Mantan Pacar Istrinya di Samarinda
Dua Pelaku Pembunuhan Pemandu Karoke Tiba di Polres Metro Jakarta Selatan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
97 Penipuan Berkedok KPK, Masyarakat Diminta Waspada
Tulisan Kaligrafi di Pintu Masuk Ruang Sidang MK Ini Bikin Merinding
Menhan: Kepolisian Seluruh Dunia Ada di Bawah Kementerian Bukan di Bawah Presiden
Status Anak Perusahaan BUMN: Adalah BUMN
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Baleg DPR Harapkan Keseriusan Pemerintah Bahas Undang-undang
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK
Respon KontraS atas Siaran Pers Polri Terkait Peristiwa 21-22 Mei 2019
Tim Hukum Prabowo-Sandi Mempermasalahkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye Paslon 01
Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu Asal Malaysia
Arief Poyuono: Paslon 01 Mesti Didiskualifikasi, KPU Enggak Paham BUMN Sih..
Sambangi MK, Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Bawa Bukti yang Menghebohkan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]