Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Pemuda Muhammadiyah
Implementasi Gerakan Nalar Baru Pemuda Muhammadiyah
Friday 12 Jun 2015 11:48:50

Puncak acara Milad Pemuda Muhammadiyah ke-83 dihadiri oleh sejumlah tokoh, diantaranya, Ketua MPR RI Zulkifli Hassan, Mantan Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Hakim Konstitusi Patrialis Akbar, dan beberapa mantan ketua PP Pemuda Muhammadiyah.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Saat ini, Pemuda Muhammadiyah di bawah kepemimpinan Dahnil Anzar Simanjuntak memiliki tema besar bernama Nalar Baru Gerakan Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah harus mengembalikan semangatnya di era Kyai Dahlan mendirikan Muhammadiyah yakni semangat menegakkan keadilan sosial.

Implementasi dari Gerakan Nalar Baru Pemuda Muhammadiyah, periode ini Pemuda Muhammadiyah memiliki 3 agenda aksi yaitu Agenda percepatan Gerakan Dakwah, Agenda Percepatan Gerakan Sosial-Politik dan Agenda Percepatan Gerakan Global. Hal tersebut disampaikan Bendahara Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Abdul Rahman Syahputra Batubara saat dihubungi via telpon di sela acara malam puncak resepsi milad ke 83 tahun Pemuda Muhammadiyah, Rabu (10/6).

Menurut Batubara, bagi Pemuda Muhammadiyah teknologi informasi adalah alat dakwah paling penting. Pada periode kali ini, Pemuda Muhammadiyah mendorong seluruh kadernya untuk menggunakan teknologi informasi untuk mensyiarkan agenda-agenda gerakan dakwah Pemuda Muhammadiyah, meramaikan dan menggembirakan gerakan lewat teknologi.

"Saat ini Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah telah membentuk tim media center yang bertugas mengelola semua alat komunikasi Pemuda Muhammadiyah seperti website, email, social media, TV dan Radio Streaming,~ jelasnya. Batubara berharap, Kader Pemuda Muhamadiyah diusia organisasinya ke 83 tahun ini menjadi momentum untuk terus memberikan pencerahan bagi bangsa Indonesia agar menjadi negara yang maju dan mempercepat terwujudnya masyarakat islam yang sebenar-benarnya.

Dalam puncak acara Milad Pemuda Muhammadiyah ke-83 yang diadakan di Gedung Nusantara 4 Kompleks MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, dihadiri oleh sejumlah tokoh, diantaranya, Ketua MPR RI Zulkifli Hassan, Mantan Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Hakim Konstitusi Patrialis Akbar, dan beberapa mantan ketua PP Pemuda Muhammadiyah.(mac/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Pemuda Muhammadiyah
 
Soal Jatah Kursi Menteri, Pemuda Muhammadiyah Dorong dari Profesional
 
Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah Tetapkan Sunanto dan Fikar sebagai Ketum dan Sekjend
 
Pemuda Muhammadiyah Tantang Sandiaga Uno Hadirkan Perubahan Ekonomi
 
MA Menolak PK Ahok, Pelapor Ahok Menilai Langkah MA Sudah Tepat
 
Berikut Ini Hasil Kongres Ulama Muda Muhammadiyah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]