Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pencabulan
Ibu Muda Paksa 7 Remaja Bau Kencur Berhubungan Intim
Wednesday 17 Apr 2013 22:44:07

Ilustrasi.(Foto: Ist)
Bengkulu, Berita HUKUM - Seorang ibu rumah tangga diamankan di Polres Bengkulu atas Perlakuan cabul melakukan perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur. Emayartini alias May (38) terhadap tujuh remaja belia yang di ajak beradegan mesum layaknya suami istri, di kompleks Perumnas Kopri, Kelurahan Bentiring Kecamatan Muara Bangkahulu, Bengkulu.

Suami tersangka yang saat ini menderita sakit kencing manis “Suaminya kena diabetes dan sudah parah, jadi tidak nafsu syahwat. Suami tahu kalau istrinya berhubungan,” kata Kasat Reskrim Polres Bengkulu Kota, AKP Dwi Citra Akbar.
Namun, apakah si suami yang juga ketua RT setempat melihat istrinya berhubungan badan dengan remaja-remaja di lingkungan tempat tinggalnya, Akbar belum bisa memastikan hal itu. Menurutnya, hal ini perlu didalami lagi.

“Dari keterangan suami, dia tahu kalau istrinya masuk kamar dengan anak muda. Apakah melihat harus didalami lagi,” ujarnya kembali.

May diketahui memaksa tujuh remaja yang berusia 14 tahun, untuk berhubungan intim di dalam rumahnya di jalan Korpri Raya 174, RT 16 RW 3, Kelurahan Bentiring Kecamatan Muara Bangkahulu, Bengkulu.
“Menurut keterangan korban, semula pelaku awalnya diminta di kerok dan dipijit. Dan mengenai modus ini, kita masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku,” kata Akbar.

Dijelaskan Akbar, setiap korban biasa berhubungan intim dua sampai tiga kali di dalam kamar pelaku. Sementara ini, sudah ada tujuh orang remaja yang mengaku pernah berhubungan badan dengan pelaku. semua para korban sudah kita lakukan pemeriksaan.

"Sementara total korban ada tujuh orang dan pelapornya salah satu ibu dari korban,” katanya lagi.

Sedangkan pelaku May telah mengakui semua perbuatanya. “Saya tidak ada memaksa anak-anak itu, mereka sering main dan makan tidur di rumah saya, kami lakukan itu suka sama suka, tidak ada paksan. Dan saya tidak ada memberi mereka uang,” ujar pelaku.(bhc/put)

Share : Facebook |

 
Berita Terkait Pencabulan
Pencabul Anak Kandung di Tanjungpiayu Divonis 15 Tahun Penjara
Terindikasi Menebar Rupiah, Terpidana Kasus Cabul Berkeliaran Menghirup Udara Segar
Cabuli Murid, Guru Karate Divonis 3 Tahun Penjara
Ibu Muda Paksa 7 Remaja Bau Kencur Berhubungan Intim
Terdakwa Pencabulan Dituntut Enam Tahun Penjara
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Mesir Umumkan Status Darurat di Sinai
Ratusan Ekor Sapi Mati Akibat Kekeringan
UU Administrasi Pemerintahan Mewujudkan Pemerintahan Yang Good Governance?
KOBAR-GB Langsa Minta Penegak Hukum Usut Keterlambatan Pembayaran Sertifikasi Guru PAI
Prajurit TNI Renovasi Rumah Penduduk Miskin di Kediri
Tidak Ada ‘Auto Pilot’, Wapres Bantah Pemerintah Tidak Jalan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
KOBAR-GB Langsa Minta Penegak Hukum Usut Keterlambatan Pembayaran Sertifikasi Guru PAI
Menimbang Kualitas yang Berhak Menduduki Kursi Puncak Adhyaksa
Panda Nababan: Melibatkan KPK dan PPTAK Itu Ide Megawati Bukan dari Presiden Jokowi
Mengenal Lebih Dalam Tata Cara Pembentukan UU di DPR
NCID: Akibat Ulah Koalisi Jokowi, Kerja Anggota DPR Hanya Makan, Minum dan Ribut
Tak Mengaku Punya Hutang, Tapi Pernah Bayar Hutang
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer | Buku Tamu

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]