Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Nigeria
Ibu Menteri Keuangan Nigeria Diculik
Monday 10 Dec 2012 10:29:40

Ibu Menteri Nigeria Ngozi-Iweala.(Foto: Ist)
NIGERIA, Berita HUKUM - Sejumlah pejabat resmi di Nigeria menyatakan ibu menteri keuangan setempat, yang sempat disebut-sebut difavoritkan sebagai Presiden bank Dunia, telah diculik dari rumahnya di negara bagian Delta yang kaya minyak.

Ibu dari Menkeu Ngozi Okonjo-Iweala, Professor Kamene Okonjo, diculik dari rumahnya pada hari Minggu (9/12).

Menurut sebuah pernyataan dari Kementerian Keuangan setempat, Menteri Ngozi-Iweala sebelumnya pernah mendapat ancaman tetapi tak dapat memastikan apakah penculikan terhadap ibunya ini terkait dengan ancaman tersebut.

Laporan media internasional menyebut negeri itu memang rawan aksi penculikan, dimana aksi kejahatan ini mampu mengeruk uang tebusan dan bisnis terkait lainnya senilai hingga jutaan dollar per tahun.

Sementara kasus kriminalitas berkait penculikan paling banyak terjadi di negara bagian Delta yang kaya kandungan minyak, meski korban penculikan dari kalangan tokoh terkenal dianggap jarang.

Seorang pejabat keamanan mengatakan tak jelas apakah kasus kali ini masuk kategori bermotif politik atau asal tangkap saja.

Menteri Keuangan perempuan berpengaruh di Afrika ini, Ogozi-Iweala, dikenal dengan kampanyenya untuk membersihkan korupsi di Nigeria terutama berkenaan dengan program subsidi BBM yang dinilai kontroversial.

Menteri Ogozi-Iweala menunda pembayaran kepada importir minyak, dengan alasan masih melakukan verifikasi terhadap klaim para importir untuk subsidi BBM.

Namun pengamat meyakini penculikan dengan motif politik tidak populer di Nigeria.

Pernyataan dari Kementerian Keuangan menambahkan, "situasi ini jelas sangat sulit untuk seluruh keluarga Okonjo. Tetapi semua anggota keluarga berharap hasil positif akan keluar dari situasi ini dan terus berdoa agar ibunda segera bebas dan kembali ke tengah keluarga."

Menteri Ogozi-Iweala adalah salah satu kandidat utama yang sempat difavoritkan untuk duduk sebagai kepala Bank Dunia pada tahun ini, namun akhirnya yang terpilih adalah warga Amerika keturunan Korea, Jim Yong-kim. Sebelumnya perempuan ini menjabat sebagai Direktur pelaksana Bank Dunia.(bbc/bhc/opn)


 
Berita Terkait Nigeria
 
'Kebrutalan Polisi' di Nigeria: Kemarahan Rakyat atas Penembakan Demonstran Berkembang Jadi Kerusuhan
 
Korban Ledakan Gas di Nigeria Terus Bertambah
 
Serangan Bom Saat Bulan Puasa di Nigeria, 44 Tewas
 
Puluhan Warga Nigeria Ditembak Mati Setelah Sholat
 
Militer Nigeria Bebaskan 234 Perempuan yang Diculik Boko Haram
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]