Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 

Ibu Ani Yudhoyono Dipastikan Sakit Tifus
Thursday 29 Dec 2011 15:52:28

Ani Yudhoyono (Foto: Dok. Rumgapres)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Ketua Tim Dokter Kepresidenan Brigjen TNI dr. Aris Wibudi memastikan bahwa Ibu Negara Ani Yudhoyono menderita penyakit tifus. Namun, Belum bisa dipastikan kapan istri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut, bisa kembali ke rumahnya.

"Demam tifoid atau penyakit tifus. Kondisinya masih demam, hilang timbul tetapi secara klinis menunjukkan perbaikan yang berarti. Kami belum bisa memastikan kapan beliau meninggalkan rumah sakit,” katanya kepada wartawan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (29/12).

Aris menyatakan bahwa untuk sementara Ani Yudhoyono dilarang dijenguk, kecuali oleh anggota keluarga. Imbauan ini sengaja dikeluarkan untuk memberi waktu kepada Ibu Negara untuk beristirahat hingga benar-benar sembuh. "Yang jenguk hanya keluarga saja. Penjengukjuga jangan banyak berinteraksi, sebaiknya ngobrol hal-hal yang ringan dan menghibur saja,” tandasnya.

Sementara diketahui Presiden SBY sempat menjenguk istrinya itu. Ia tiba di RSPAD sekitar pukul 09.45 WIB. Ia datang seorang diri tanpa didampingi siapa pun. , Kamis (29/12/2011). Tanpa memberikan keterangan, ia langsung memasuki gedung Medical Check Up RSPAD dan menaiki lift menuju lantai tiga Paviliun Kepresidenan RI, tempat istrinya menjalani perawatan.

Sebelumnya diketahui, Presiden SBY dalam sambutan perayaan Natal Nasional di JCC memberitahukan bahwa Ibu Negera Ani Yudhoyono sakit, sehingga tak bisa mendampinginya dalam acara itu. Ibu Ani kini berada di Paviliun Kepresidenan RSPAD sejakSelasa (27/12) pukul 15.00 WIB. Belum diketahui kapan ia bisa kembali ke rumahnya.(inc/wmr)


 
Berita Terkait
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]