Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
ISIS
ISIS Klaim Pelaku Serangan Menewaskan 140 Orang di Homs dan Damaskus
2016-02-22 16:13:12

Di Homs, paling tidak 57 orang, sebagian besar warga sipil, tewas karena dua bom kendaraan.(Foto: Istimewa)
SURIAH, Berita HUKUM - Kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS mengatakan merekalah pelaku serangan bom di ibukota Suriah Damaskus dan kota Homs, yang menyebabkan sedikitnya 140 orang tewas.

Empat ledakan di kawasan Sayyida Zeinab, pinggiran Damaskus, menewaskan sedikitnya 83 orang, tulis media pemerintah.

Sebelumnya di Homs, sebanyak 57 orang, kebanyakan warga sipil, tewas dalam dua serangan bom mobil, lapor kelompok pemantau HAM.

Ledakan terjadi saat Presiden Bashar al-Assad mengatakan kepada wartawan, bahwa para pengungsi Suriah tidak perlu takut untuk kembali ke rumah mereka.

Assad, yang sejak lama dituduh menindas rakyatnya sendiri, mengatakan bahwa warga biasa Suriah yang melarikan diri dari konflik karena "memburuknya standar hidup secara drastis" bisa kembali tanpa perlu takut akan tindakan dari pemerintah.

"Kami ingin orang-orang itu kembali ke Suriah," katanya kepada wartawan.

Lebih dari 250.000 orang telah tewas dalam perang saudara Suriah. Sekitar 11 juta orang lain dipaksa meninggalkan rumah, dan empat juta di antaranya telah melarikan diri ke luar negeri. Sebagian, jumlahnya makin lama makin banyak, menempuh perjalanan berbahaya ke Eropa.

Di Damaskus pada hari Minggu, kantor berita yang dikelola negara Sana melaporkan sedikitnya 83 orang tewas dan 178 terluka dalam beberapa ledakan di Sayyida Zeinab. Ini adalah lokasi peziarahan paling suci bagi umat Syiah Suriah, yang disebutkan merupakan lokasi makam cucu Nabi Muhammad.

Kantor berita Amaq yang terkait ISIS menyebut, militan ISIS meledakkan sebuah bom mobil dan kemudian meledakan sabuk peledak (dalam aksi bom bunuh diri).

Muhannad, warga setempat, kepada kantor berita Reuters mengatakan dia sedang tidur di rumahnya saat mendengar ledakan.

"Seorang pria meledakkan bom di tubuhnya," katanya.

"Lima sampai tujuh menit kemudian, yang kedua meledakkan bom tubuhnya di sana. Saya di sini melihatnya sendiri."

Daerah itu jadi asaran serangan bunuh diri bulan lalu yang menewaskan 71 orang, serangan yang juga diklaim oleh ISIS.

Di Homs, lokasi serangan adalah kawasan yang dihuni mayoritas Alawit, yang dianut Presiden Bashar al-Assad.

Salah satu pusat awal pemberontakan terhadap Presiden Assad, Homs pernah dijuluki sebagai "ibukota revolusi".

Sementara itu Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengatakan"kesepakatan sementara" telah dicapai dengan Rusia terkait dengan perundingan damai konflik tersebut.

Serangan di Homs terjadi di daerah sebagian besar Alawite, sekte minoritas asal Presiden Bashar al-Assad.

Kelompok pengawas Syrian Observatory for Human Rights Inggris memperingatkan banyak orang terluka, dan jumlah korban meninggal kemungkinan akan meningkat.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait ISIS
 
Munarman Ditangkap Densus 88 Polri terkait Baiat ISIS
 
Operasi Penyerbuan Pemimpin ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi 'pada Malam Berbahaya' Sekitar 2 Jam
 
ISIS Dinyatakan Kalah Setelah Pasukan Koalisi Rebut Pertahanan Terakhir
 
Ketua DPR Minta Aparat Keamanan Indonesia Respons Terukur Ancaman ISIS
 
'Serangan Senjata Kimia Pertama' dalam Pertempuran Lawan ISIS di Mosul
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]