Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Kartu INAFIS
IPW Ungkap 29 Perusahaan Ikut Tender Proyek Inafis Polri
Wednesday 25 Apr 2012 21:26:50

Neta S Pane (kiri) dan Aziz Syamsudin (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Indonesia Police Watch (IPW) mengungkapkan, adanya 29 perusahaan yang mengikuti tender proyek program kartu Indonesia Automatic Fingerprints Identification System (INAFIS) senilai Rp 43,2 miliar. Padahal proyek yang akan dilakukan Mabes Polri telah mengundang banyak tentangan dari berbagai pihak.

“Data yang saya peroleh setidaknya sudah 29 perusahaan mendaftar pelelangan penerbitan kartu INAFIS. Dana proyek yang cukup besar juga menarik minat para perusahaan tersebut,” ujar Presidium IPW, Neta S Pane, Rabu (25/4).

Menurutnya, sebaiknya pihak Mabes Polri mengehentikan Proyek INAFIS itu karena sudah ada E-KTP, SIM dan Pasport. Selain itu proyek ini juga rawan korupsi.

“Proyek yang dilakukan Mabes Polri ini rawan akan korupsi, karena prosesnya yang tidak transparan dengan penggunaan anggatan itu dan Polri juga tidak mau mengungkapkan siapa pemenang tendernya,” tandas Neta.

Ia juga menambahkan, ada baiknya Polri mengalihkan dana proyek itu untuk memperbaiki institusi Polri.

Ditempat terpisah, Wakil Komisi III DPR RI, Azis Syamsudin meminta agar Polri menggratiskan pembuatan kartu INAFIS. Jika tidak maka proyek ini harus segera dihentikan.

“Kalau gratis tidak ada masalah. Tapi jika dikenakan biaya harus segera dihentikan dan kami Komisi III akan melakukan pemanggilan kepada instituisi Polri,” ujarnya saat diskusi dengan wartawan di ruangan Fraksi Golkar.(bhc/dng)


 
Berita Terkait Kartu INAFIS
 
Polri Hentikan Sementara Proyek Inafis
 
IPW Ungkap 29 Perusahaan Ikut Tender Proyek Inafis Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]