Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Lapangan Kerja
ICRA 2013: Perkuat Wirausaha Lokal untuk Meningkatkan Lapangan Pekerjaan
Wednesday 05 Jun 2013 19:20:21

Suasana pameran Interior & Craft (ICRA 2013).(Foto: BeritaHUKUM.com/bar)
JAKARTA, Berita HUKUM – Temu pers bersamaan dengan pembukaan pameran Interior & Craft (ICRA 2013) untuk bulan Juni , kali ini bersama Misty Connexion, HIPPI menyelenggarakan ICRA 2013 untuk yang ke-3 kalinya. Pameran ICRA 2013 yang kali ini mengangkat tema, “Membangun ekonomi kreatif berbasis budaya inovasi intektual dan teknologi,” yang dibuka oleh Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (5/6).

Sebagai organisasi yang mengusung ekonomi kebangsaan, Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) senantiasa selalu memperjuangkan agar produk Indonesia dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu menembus pasar global.

HIPPI merupakan organisasi yang mewadahi pengusaha pribumi Indonesia, serta memiliki perwakilan di 33 provinsi yang ada di seluruh Indonesia. Istilah dari pengusaha pribumi disini ditunjukkan untuk para pengusaha warga negara Indonesia yang memiliki idealisme dalam memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

Anggota HIPPI bergerak pada skala UKM dimana pilar utama ekonomi bangsa Indonesia adalah UKM. HIPPI memiliki Visi sebagai organisasi yang kuat, mandiri dan berdaya saing serta menjadikan pengusaha sebagai tulang punggung ekonomi nasional, sementara misinya adalah meningkatkan daya saing usaha dan industri dalam negeri, menguatkan produk dalam negeri menjadi tuan rumah di negeri sendiri, meningkatkan kualitas.

Hardini Puspasari, ketua Panitia Acara ICRA 2013 mengungkapkan bahwa, "kegiatan ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan pasar produk-produk karya anak bangsa, baik di pasar lokal maupun internasional. Selain pameran, ICRA tahun ini juga dilengkapi dengan acara menarik lainnya seperti; Dialog interactive mengenai Hak Kekayaan Intelektual, Music Corner, Talkshow tentang Kewirausahaan, Fashion Show, dan lain-lain," jelasnya.

Puspasari juga menambahkan, “Keseluruhan acara tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung, sekaligus menambah wawasan peserta dan audience ICRA dari tahun ke tahun, termasuk pengurus dan anggota HIPPI,” paparnya.

Dengan demikian, kegiatan ICRA 2013 ini bukan hanya pameran/penjualan produk Indonesia semata, namun juga memberikan kesempatan kepada pengusaha UKM yang berpartisipasi untuk dapat belajar mengenai pentingnya kualitas produk, penataan ruang pamer, design serta pewarnaan, pricing, dan sebagainya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP HIPPI, Suryani Sidik Motik mengungkapkan harapannya untuk ICRA 2013. “Kegiatan ICRA 2013 ini, selain berfungsi sebagai ajang promosi, juga berperan sebagai ajang pembelajaran bagi para pelaku UMKM dalam mencari peluang pasar, baik dalam negeri maupun di luar negeri. Harapan kami dari acara ICRA 2013 ini adalah semakin kuatnya kehadiran produk-produk lokal dan meningkatkan semangat kewirausahaan di segala bidang, sehingga dalam jangka menengah akan mampu membuka lebih banyak lagi kesempatan dan lapangan pekerjaan di Indonesia,” pungkasnya.(bhc/bar)


 
Berita Terkait Lapangan Kerja
 
Sandiaga Janji Ciptakan 15 Juta Lapangan Kerja Baru
 
Legislator Tagih Pemerintah Janji 10 Juta Lapangan Pekerjaan
 
Bentrok Ormas karena Minimnya Lapangan Kerja
 
ICRA 2013: Perkuat Wirausaha Lokal untuk Meningkatkan Lapangan Pekerjaan
 
Lapangan Pekerjaan dan Sejumlah Isu Penting Diusulkan Jadi Agenda Panel Tingkat Tinggi PBB di Bali
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]