Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Polri
Humas Polri Se-Indonesia Antisipasi Penyelundupan Manusia
Friday 16 May 2014 11:05:51

Ilustrasi. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Drs. Ronny F. Sompie.(Foto: BH/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Penyelundupan manusia masih menjadi salah satu kejahatan transnasional yang sangat rawan terjadi di Indonesia. Setiap tahun jumlahnya semakin meningkat. Baik kasus, tersangka, maupun imigran. Padahal, Polisi terus melakukan tindakan tegas.

Hal tersebut terungkap dalam seminar Peran Humas Polri dalam rangka Memerangi Kejahatan Trans-Nasional di Indonesia di Hotel Majapahit kemarin (13/5). Acara yang diikuti Humas Polda di seluruh Indonesia itu diselenggarakan Divisi Humas Mabes Polri yang bekerja sama dengan International Organization for Migration (IOM).

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Drs. Herry Prastowo menyatakan, "imigran paling banyak ditangkap pada 2013. Jumlahnya mencapai 9.177 orang. ''Sampai April ini (2014, Red), sudah ada 59 imigran yang berhasil diamankan,'' katanya.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Drs. Ronny F. Sompie berharap jajaran Humas Polri untuk berperan lebih maksimal dalam menangani masalah penyelundupan manusia. Menurut Kadivhumas Polri, Humas Polri menjadi garda terdepan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat agar berperan aktif dalam mencegah terjadinya penyelundupan manusia.(fb/dhp/bhc/sya)


 
Berita Terkait Polri
 
• Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
 
• Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden
 
• Jimly: Presiden Prabowo Punya Wewenang Batalkan Perpol Nomor 10/2025
 
• Komjen Agus Andrianto Resmi Jabat Wakapolri Gantikan Komjen Gatot Eddy
 
• HUT Bhayangkara ke-77, Pengamat Intelijen Sebut Tiga Hal Ini Yang Nyata Dihadapi Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]