Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Samarinda
Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Robohkan Rumah Warga
Friday 30 May 2014 17:05:32

Rumah Damianus Rede (45) Warga Bukuan Palaran yang roboh, akibat hujan deras dan angun kencang.(Foto: BH/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Hujan yang disertai banjir yang mengepung Kota Samarinda itu hal yang sudah biasa dihadapi kota Tepian, yang merupakan ibukota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Namun hujan lebat yang disertai angin kencang pada, Rabu (28/5) lalu bukan hanya menenggelamkan sebagian wajah kota Tepian, tapi juga hingga merobohkan sebuah rumah warga di Kelurahan Bukuan Kecamatan Palaran, Samarinda.

Rumah milik Damianus Rede (43) warga RT 33, Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Bukuan, Palaran roboh akibat akibat diterjang cuaca buruk pagi itu, dan parahnya lagi material bangunan ini menimpa dapur rumah tetangganya, ujar Alfon (40) warga bukuan Palaran, ketika dikonfirmasi pada, Jumat (30/5).

Dikatakan bahwa, kejadian tersebut bermula saat hujan lebat disertai angin yang kencang Rabu (26/5) sekitar pukul 05.00 Wita. Saat itulah tiba-tiba sekitar pukul 07.00 pagi, bagian belakang rumah yang kami tempati tiba-tiba ambruk menimpa dapur tetangganya, jelas Alfon.

Damianus Rede (45) asal Ende, Flores, NTT tersebut kepada BeritaHUKUM.com mengatakan, waktu itu sekitar pukul 07.00 pagi hari Rabu (26/5), saat kami duduk diruang tamu, saat itu dari pukul 05.00 pagi hujan deras diikuti angin kencangn, tiba-tiba dapur yang baru kami bangun ambruk menimpa rumah tetangga, ujar Damianus.

"Hujan dua hari turun terus menerus puncaknya Rabu malam, jelang pagi hujan deras disertai angin kencang, sekitar jam 07.00 pagi tiba-tiba dapur rumah saya ambruk menimpah rumah milik Hendri Kusrongga (45) yang ditempati Rispinus (43) yang ada di belakang rumah saya," ujar Damianus.

Damianus juga mengatakan, akibat kejadi tersebut mengalami kerugian sekitar Rp 100 juta, belum termasuk bangunan milik tetangga, sehingga kiranya mendapatkan perhatian dari Pemerintah yang dapat membantu, pinta Damianus.

"Kerugian akibat kejadian tersebut dari rumah saya seitar Rp 100 juta lebih, belum termasuk bangunan milik tetangga saya," ujar Damianus.

Damianus juga menambahkan, hari ini pihak Kecamatan dan Pemkot sudah datang untuk meninjau bangunan yang roboh tersebut, sehingga berharap pengadaan alat berat yang dijanjikan tim tanggap darurat dapat segera direalisasikan, pungkas Damianus.(bhc/gaj).


 
Berita Terkait Samarinda
 
AORDA Kaltim Usulkan Daerah Khusus Istimewa Kutai Raya Menjadi Ibu Kota Negara
 
Abdullah Bantah Proyek Gudang Arsip yang Diduga Fiktip di Kantor Dikdukcapil Samarinda
 
Makmur Ajak Masyarakat Beri Pengabdian Terbaik Bagi 'Benua Etam'
 
Pendapatan Daerah Sektor Pajak Menjanjikan dan Harus Digali dengan Optimal
 
Puji Setyowati: Masyarakat Samarinda Dihimbau Bijak Gunakan Panggilan Darurat 112
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]