Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Hillary Clinton
Hillary Clinton: Muslim Bisa menjadi Presiden Amerika
Tuesday 22 Sep 2015 15:24:21

Hillary Clinton tidak sependapat dengan pandangan Ben Carson soal Muslim dan hak menjadi presiden AS. Tweet Hillary Clinton sudah di-retweet ribuan kali.(Foto: Twitter)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, mengatakan pemeluk agama Islam bisa menjadi presiden Amerika. Clinton menyampaikan pernyataan ini melalui akun Twitternya @HillaryClinton dengan 4.299.182 followers pada, hari Senin (21/9), sehari setelah bakal capres Republik, Ben Carson, mengatakan bahwa Islam tidak cocok dengan konstitusi Amerika.

Carson lebih lanjut mengatakan dirinya tidak setuju jika seorang Muslim menjadi presiden AS.

Tapi Clinton tak sependapat dengan mengatakan, "Apakah seorang Muslim bisa menjadi Presiden Amerika Serikat? Dalam satu kata: Ya."

Mantan menteri luar negeri dan ibu negara AS ini melengkapi tweet-nya dengan pasal 6 undang-undang dasar Amerika.

Hingga Senin malam pernyataan Clinton tersebut di-retweet sebanyak lebih 5.001 kali dan difavoritkan oleh 6.057 pengguna Twitter.

Isu Islam hangat di panggung politik Amerika dalam beberapa pekan terakhir.

Selain Carson yang mengatakan tak setuju jika pemeluk Islam menjadi pemimpin Amerika, Donald Trump -pesaing Carson di bursa bakal capres AS dari kubu Republik- tidak mengoreksi pendukung yang mengatakan Presiden Barack Obama "adalah Muslim".

Pendukung Republik di kampanye Trump juga mengatakan bahwa Islam "telah menjadi masalah" di Amerika.(BBC/bh/sya)


 
Berita Terkait Hillary Clinton
 
Hillary Clinton: Muslim Bisa menjadi Presiden Amerika
 
Hillary Clinton akan Umumkan Pencalonan Presiden
 
Hillary Clinton Ngopi di Bekas Wilayah Indonesia
 
Hillary Clinton Tiba di Tanah Air
 
Hillary Clinton akan Kunjungi Indonesia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]