Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Media
Heboh Foto Wanita Disebut Putri Raja Saudi Itu Hoax!, Ternyata Pramugari Inggris
2017-03-10 06:05:39

Ilustrasi.(Foto: Istimewa)
BALI, Berita HUKUM - Foto perempuan berpakaian adat Bali disebut putri dari Raja Salman dari Kerajaan Arab Saudi viral di media sosial ternyata seorang pramugari pesawat Arab Saudi. Kepastian ini diungkapkan penanggung jawab ADI Spa dan Balinis Kostum Kantha Adnyana di Nusa Dua, Bali.

Kantha menceritakan, awalnya dia begitu antusias mendapat kabar bahwa ada putri dari Kerajaan Arab Saudi akan berkunjung ke rumah spanya, Rabu (8/3). Informasi tersebut dia peroleh dari sopir yang mengantarkan perempuan yang belum diketahui identitasnya tersebut.

Di rumah spa itu, perempuan asal Inggris berdandan dan memakai pakaian adat Bali. Karena yang datang bukan tamu sembarangan, Kantha kemudian mengajak foto bersama dan mengunggahnya ke akun Facebook miliknya. Dalam keterangan foto, Kantha menulis bahwa yang bersamanya adalah putri dari Kerajaan Arab Saudi.

Namun begitu terkejutnya dia ternyata informasi yang diterima berbeda. Saat bertanya langsung, diketahui ternyata perempuan tersebut adalah pramugari yang masuk dalam rombongan Kerajaan Arab.

"Ada kabar kalau mereka (rombongan pangeran dan putri kerajaan Arab) akan berkunjung kemari (ADI Spa). Kebetulan saat itu ada pramugari asal Ingris mirip orang Arab, kita ambil sesi foto," kata Kantha saat dihubungi.

Dia meyakinkan kalau foto yang unggah ke Facebook emang asli bukan hoax. "Itu asli pak bukan bohongan. Hanya keterangannya karena terlalu gembiranya saya sebut seperti itu. Seorang princess hadir di Spa kami, dia juga pramugari dari pesawat dari Arab," bebernya.

Karena viral dan merasa ada kesalahan informasi, Kantha akhirnya menghapus postingannya tersebut.

"Saya mengakui bahwa caption itu agak lebai, karena saya pikir itu putri dari kerajaan," terangnya.

Sementara, Media online KOMPAS pada Kamis (9/3) kembali memberitakan dan menyebar berita HOAX.

CANTIKNYA PUTRI ARAB SAUDI KENAKAN BUSANA PENARI BALI

Salah satu Putri Arab Saudi bahkan sempat melakukan perawatan tubuh di sebuah Spa bernama ADI SPA yang berlokasi di Jalan By Pass Ngurah Rai No.501, Kedonganan, Nusa Dua, Denpasar, Bali.

Pemilik ADI SPA, Wayan Adi Sumiran, mengunggah sejumlah foto sang putri mengenakan busana khas penari Bali usai melakukan perawatan tubuh.

Editor: Syafrina Syaaf

female.kompas.com/read/2017/03/09/070200320/cantiknya.putri.arab.saudi.kenakan.busana.penari.bali.usai.spa

Bantahan HOAX:

WANITA YANG DISEBUT PUTRI ARAB SAUDI, TERNYATA PRAMUGARI INGGRIS

Foto perempuan berpakaian adat Bali disebut putri dari Kerajaan Arab Saudi viral di media sosial ternyata seorang pramugari pesawat Arab Saudi. Kepastian ini diungkapkan penanggung jawab ADI Spa dan Balinis Kostum Kantha Adnyana di Nusa Dua, Bali.

Saat bertanya langsung, diketahui ternyata perempuan tersebut adalah pramugari yang masuk dalam rombongan Kerajaan Arab.

SETELAH KETAHUAN HOAX, Kompas lalu buru-buru merubah judul beritanya:

Cantiknya Pramugari Rombongan Raja Salman dengan Busana Penari Bali

TAPI...

(1) URL berita Kompas masih bisa terlihat JUDUL AWAL Berita

http://female.kompas.com/read/2017/03/09/070200320/cantiknya.putri.arab.saudi.kenakan.busana.penari.bali.usai.spa

(2) Keteragan FOTO pada berita KOMPAS masih tertulis "Sang Putri Arab Saudi kenakan kostum penari bali di ADI SPA"

BERITA HOAX INI seperti ini mengulang kembali HOAX sebelumnya dimana beredar foto yang disebut Putri Raja Salman tidak berhijab, YANG TERNYATA BUKAN PUTRI RAJA SALMAN TAPI Ameera Al Taweel (lengkapnya Ameera binti Aidan bin Nayef Al-Taweel Al-Otaibi) yang merupakan mantan istri Pangeran Al Waleed.

HOAX seputar putri Raja Salman ini biasa dimanfaatkan mereka yang anti hijab yang memanfaatkan hoax ini untuk melecehkan kaum muslimah dengan sebutan sok Arab, sementara Putri Kerajaan sendiri gak pake hijab.

GEROMBOLAN yang diduga kuat JIL seperti Sahal ini Paling semangat sebar HOAX:

 





 




 






(dbs/pid/cob/merdeka/posmetro.info/bh/sya)




 
Berita Terkait Media
 
LSP Pers Indonesia Apresiasi Digitalisasi dan Pelayanan Prima PTUN Jakarta
 
Dewan Pers Indonesia dan SPRI Ajukan 8 Tuntutan Kemerdekaan Pers kepada Presiden
 
LKPP Terima Pengaduan WAKOMINDO Terkait Diskriminasi Kerjasama Media di Pemerintahan Daerah
 
Biro PP Lakukan 'Media Visit' Massifikasi Informasi Kinerja DPR dan Persiapan IPU
 
Perselisihan Kapolrestro Depok-Wartawan Dimusyawarahkan, Kompolnas: Media Membantu Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]