Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
TNI
Hasil Opssurta KRI Spica-934 Diinspeksi Kapushidrosal
2018-11-14 13:50:17

Kapushidrosal berfoto bersama seluruh Crew KRI Spica saat bersandar di dermaga Lanal Banyuwangi.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro memberikan arahan dan masukan kepada Diropsurta Pushidrosal Kolonel Laut (KH) Haris Djoko Nugroho, Dirpotmar Kolonel Laut (P) Suhendro serta Danlanal Banyuwangi sebagai evaluasi dari Operasi Survei dan Pemetaan (Opssurta) yang dilaksanakan KRI Spica-934 di perairan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II.

Hal itu dilakukannya di Dermaga Lanal Banyuwangi, mengingat Opssurta yang telah dilaksanakan selama kurang lebih bulan yang bersandikan "Kalinda 06 - 2018" ini akan memasuki tahapan akhir.

"Tidak terbatas hanya pada keamanan bernavigasi, data survei ini juga bisa digunakan sebagai salah satu bahan referensi bagi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk mengembangkan pembangunan potensi maritim di Laut Bali dan daerah Bali Utara. Hal ini dimungkinkan karena survei KRI Spica - 934 meliputi survei Hidrografi, Oseanografi, Meteorologi dan Geografi Maritim," ujar Kapushidrosal Laksda TNI Harjo Susmoro dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/11).

Sementara, Komandan KRI Spica - 934 Letkol Laut (P) Hengky Iriawan juga mengaku bangga atas dedikasi jajarannya dalam operasi yang dilaksanakan tersebut. "Apresiasi yang tinggi kepada seluruh prajurit KRI Spica - 934 atas dedikasi dan kinerja yang tinggi karena mampu mengemban tugas tambahan, yaitu berpartisipasi dalam Penilaian Kapal Teladan dan Operasi Survei Tanggap Darurat di Palu," kata dia.

Diketahui, Operasi Survei dan Pemetaan "Kalinda 06 - 2018" ini terbagi dalam tiga area. Area pertama berada di ALKI 2 segmen 2 yang berada di laut Bali, sedangkan area dua dan tiga berada di daerah Celukan Bawang serta Temukus. Survei area pertama bertujuan untuk updating data survei Belanda tahun 1909 agar mampu meningkatkan level CATZOC (Category Zones of Confidence) wilayah ALKI 2 seperti yang disyaratkan oleh International Hydrographic Organization (IHO) dan International Maritime Organization (IMO).

Survei Hidrografi itu sendiri meliputi akuisisi data bathimetri, geodetik, pengukuran garis pantai, investigasi bahaya pelayaran dan pengecekan Sarana Bantu Navigasi dan Pelayaran (SBNP). Sedangkan survey Oseanografi meliputi pengamatan pasang surut, pengukuran sipat datar (levelling), pengukuran arus dan gelombang, pengambilan contoh air dan dasar laut, pengukuran kecerahan air laut, pengukuran Conductivity Temperature Depth (CTD), pengukuran sedimen dan pengukuran pola arus. Untuk survei Meteorologi meliputi pengukuran suhu udara, lembab nisbi, tekanan udara, arah dan kecepatan angin, curah hujan serta liputan awan. Selanjutnya adalah survei Geografi Maritim meliputi pengumpulan data primer geografi fisik dan sosial, kepelabuhan, alur pelabuhan, panorama dan toponimi daerah setempat.(bh/mos)


 
Berita Terkait TNI
 
Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
 
Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
 
Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
 
Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
 
Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]