Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pemilu 2014
Hashim Djojohadikusumo: Demokrat Dukung UU MD3 Bukti Koalisi Merah Putih Tetap Solid
Wednesday 16 Jul 2014 19:50:32

Ilustrasi. Tampak 7 Ketua Umum Partai (Kecuali PD diwakili Nachrowi Ramli ) saat melakukan deklarasi dan MoU komitmen koalisi Merah Putih yang permanen di tugu Proklamasi, Jakarta Senin (14/7).(Foto: BH/mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Partai Politik pendukung pasangan Capres - Cawapres Prabowo - Hatta yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih telah mendeklarasikan koalisi permanen pada Senin (14/7) di Tugu Proklamasi, Jakarta. Dibentuknya koalisi permanen ini bertujuan untuk terwujudnya pemerintahan dan parlemen yang lebih kuat dan efektif.

Deklarasi tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Politik Koalisi Merah Putih yaitu Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Namun diantara Partai Koalisi Merah Putih, hanya Ketua Umum Partai Demokrat yang tidak hadir dalam deklarasi tersebut. Pada saat penandatanganan naskah deklarasi, Nachrowi Ramli mewakili Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan yang berhalangan hadir.

Adik kandung Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo dalam konferensi pers di Rumah Polonia mengatakan bahwa Syarief Hasan berhalangan hadir karena ada keperluan lain, "Bapak Syarief Hasan saat penandatangan deklarasi Koalisi Permanen sedang berada di Tokyo, Jepang."

"Kami yakin sepenuhnya bahwa Koalisi Merah Putih ini akan tetap solid, di parlemen Demokrat juga mendukung UU MD3. Ini menunjukkan dukungan Partai Demokrat kepada Koalisi Merah Putih." tutup Hashim.(pgr/mega/ph/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]