Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Ujian Nasional
Hari Pertama UN Kaltim Molor, SMA SLB Tidak Ujian
Friday 19 Apr 2013 20:46:28

Suasana UN 2013 di salh satu ruangan di SMK 5 Samarinda Jumat (19/4).(Foto: BeritaHUKUM.com.gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013 hari pertama di Kalimantan Timur (Kaltim) yang dijadwalkan berlangsung Jumat (19/4) sekitar pukul 07:00 Wita molor hingga pukul 09:00 Wita, akibat keterlambatan distribusi soal matematika yang digandakan melalui foto copy.

Dari pantauan pewarta BeritaHUKUM.com di sejumlah sekolah di tingkat SMA/MA dan SMK di Kota Samarinda yang melakukan ujian dihari pertama pada Jumat pagi terlihat para peserta UN bergerombolan di ruang kelas masih menunggu soal ujian. Dan pada umumnya sekolah yang dipantau mengakui soal baru sampai di sekolah sekitar pukul 08:30 Wita, sehingga para peserta UN baru dipersilahkan masuk dan tepat jam 09:00 Wita ujian baru dimulai.

Di SMA I Jl. Bhayangkara sendiri, UN terlihat baru dilaksanakan pukul 09:00 Wita, begitupun juga di SMKN 3 dan SMKN 5 serta SMA 3 di Jl. Kemakmuran ujian baru bisa dilaksanakan pukul 09:00 Wita akibat soal baru diterima pukul 08:30 Wita.

SMK 3 sendiri saat pewarta dan teman dari Koran Kaltim yang ingin meliput dan melihat dari dekat pelaksanaan UN di balik pintu, namun dihalangi petugas, "maaf tidak diperkenankan, batasnya sampai disini, saya hanya menjalankan tugas," ujar petugas penjaga pintu.

Informasi yang dihimpun pewarta dari salah seorang peserta UN bahwa keterlambatan ini akibat menunggu soal dan lembar jawaban yang di foto copy. "Ya kami di ruang 17 semuanya mendapat soal dan jawaban yang lain dengan ruangan lainnya, kami punya foto copy," ujar sumber.

Hal yang berbeda dengan SMK 5 dan SMK 3, kedua sekolah yang berhadapan di Jl. M Yamin ini mengaku soal matematika hari ini tidak ada yang di foto copy, namun pelaksaan mulai jam 09:00 Wita karena soalnya datang jam 08:30 Wita, ujar Muhajianto Kasek SMK 5.

Yang menyediakan, ujar Sopiah, Kepala Sekolah SMA SLB Untung Tuang yang terletak di Jl. Pelita UN 2013 yang dijadwalkan secara serentak di Kaltim tersebut terpaksa tidak ikut ujian karena soalnya belum datang, ujar
Sopiah.

"Siswa kami yang hanya satu orang hari ini tidak ikut ujian, karena soalnya belum ada, tadi malam kami tanyakan ke Kadisdik Kaltim, namun jawabnya soal belum ada," pungkas Sopiah.(bhc/gaj)


 
Berita Terkait Ujian Nasional
 
Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 Melalui LTMPT
 
Pendaftaran SBMPTN Sampai Besok
 
Seskab: Presiden Jokowi Putuskan Ujian Nasional Tetap Dijalankan
 
Komisi X DPR Dukung Moratorium Ujian Nasional
 
Wawali Gorontalo: Moratorium UNAS Keputusan Tepat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]