Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Hari Pers Nasional
Hari Pers, Hetifah: Kebebasan Pers Harus Terus Dijaga
2021-02-10 11:54:33

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian.(Foto: Jaka/Man)
JAKARTA, Berita HUKUM - Bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 9 Februari, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengajak para wartawan untuk bersinergi dengan pemerintah. Menurutnya, kebebasan berpendapat pers sebagai pilar demokrasi. Oleh karena itu, hak kebebasan pers harus terus dijaga dan diperjuangkan.

"Pers berperan penting dalam menjaga demokrasi Indonesia melalui kebebasan berpendapat yang bertanggung jawab dan aktif mengedukasi masyarakat. Oleh karena itu, hak kebebasan pers harus terus dijaga dan diperjuangkan," terang Hetifah dalam keterangan pers yang diterima Parlementaria, Selasa (9/2).

Di lain sisi, Hetifah juga mengingatkan pentingnya kebebasan yang bertanggung jawab bagi rekan-rekan media. Ia menjelaskan saat ini banyak media yang tidak terdaftar di Dewan Pers, kemudian menggiring opini yang negatif kepada publik. Hal ini yang harus menjadi perhatian bersama antar sesama profesi jurnalis di Indonesia.

"Walau kebebasan berpendapat itu penting, kini banyak sekali beredar berita hoaks dan penggiringan opini yang ditunggangi pihak-pihak tertentu. Saya harap jurnalis dapat terus menjaga integritas serta menjunjung tinggi nilai keadilan dan kebenaran. Mengemas berita dengan semakin profesional, berkualitas, dan mencerdaskan masyarakat," lanjut politisi Fraksi Partai Golkar tersebut.

Terakhir, Hetifah mengajak rekan pers untuk bersinergi dengan Pemerintah Indonesia dalam mengedukasi masyarakat luas. "Seiring dengan tema HPN hari ini yang bertajuk 'Bangkit dari Pandemi, Jakarta Gerbang Pemulihan Ekonomi, Pers Sebagai Akselerator Perubahan', maka saya mengajak rekan-rekan pers untuk bergandeng tangan dalam memberikan edukasi memadai kepada masyarakat. Selain menjadi pilar demokrasi, pers dukung percepatan pemulihan Indonesia dari pandemi." pungkasnya.(er/sf/DPR/bh/sya)




 
Berita Terkait Hari Pers Nasional
 
• Kontroversi Data Belanja Iklan Nasional di HPN 2023
 
• Peringatan Hari Pers Nasional Momentum Perbaikan Kualitas Jurnalisme
 
• Jelang Hari Pers Nasional 2022 Bamsoet Dorong Penegakan Kedaulatan Digital di Indonesia
 
• Peringati HPN 2021, Polda Metro Jaya Bersama Forum Wartawan Polri Bagikan Ribuan Masker
 
• Hari Pers, Hetifah: Kebebasan Pers Harus Terus Dijaga
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]