Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Kopi
Harga Kopi Akan Melonjak 14% Jadi US$ 2.150 Pada Juni 2013
Wednesday 12 Dec 2012 18:00:55

Kopi Robusta.(Foto: Ist)
VIETNAM, Berita HUKUM - Harga kopi robusta diprediksi melonjak 14% menjadi US$ 2.150 per ton pada Juni tahun depan, akibat menurunnya panen yang menekan pasokan global.

Berdasarkan survei Bloomberg, panen kopi robusta akan turun 12% menjadi 1,45 juta ton dari 1,65 juta ton pada musim sebelumnya. Asia dan Afrika merupakan produsen utama atas kopi robusta. Adapun jenis arabika banyak dihasilkan di Amerika Latin.

Harga kopi robusta untuk pengiriman Januari naik 0,8% menjadi US$ 1.888 per ton di NYSE Liffe, sedangkan arabika untuk pengiriman Maret meningkat 1,7% menjadi US$ 1,49 per pound di ICE Futures New York. Potongan harga atas kedua jenis kopi tersebut turun US$ 0,63 dari US$ 0,14 pada akhir 2011.

Petani kopi robusta di Vietnam, produsen terbesar dunia, membatasi penjualan untuk mencari harga yang lebih tinggi. Pembatasan tersebut mendukung harga seiring dengan meningkatnya pasokan global.

Organisasi Kopi Internasional menyebutkan petani dunia akan memanen 56 juta-60 juta bushel robusta pada 2012-2013, naik dari 53,3 juta pada tahun sebelumnya. Harga kopi robusta telah anjlok 13% sejak akhir September ketika panen berlansung di Vietnam.

"Saat ini kami sudah tidak melihat petani panik dan buru-buru menjual kopi seperti sebelumnya,” kata Alexander Gruber, Kepala Perwakilan Tong Teik Vietnam, anggota RCMA Commodities Asia Group, dikutip Bloomberg, Rabu (12/12), seperti yang dikutip dari bisnis.com.

Luong Van Tu, ketua Asosiasi Kopi dan Kakao Vietnam mengatakan, petani memiliki dana yang cukup untuk membatasi penjualan hingga harga mencapai 40.000 dong atau setara dengan US$ 1,92 per kg.(if/bsn/bhc/opn)


 
Berita Terkait Kopi
 
• Ini 5 Efek Minum Kopi Setiap Hari yang Terjadi pada Tubuh
 
• Petani Kopi Hadapi Tiga Masalah Besar
 
• Kopi Indonesia Harus Jadi Identitas Dunia
 
• Kopi Robusta Bengkulu Salah Satu Kopi Terbaik Indonesia
 
• Final Torabika Cappuccino 'Cool Expression'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]