Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Emas
Harga Emas Anjlok, Miliarder John Paulson Merugi US$ 300 Juta
Sunday 14 Apr 2013 18:22:10

Miliarder John Paulson.(Foto: Ist)
NEW YORK, Berita HUKUM - Miliarder John Paulson kehilangan lebih dari US$ 300 juta kekayaan pribadinya dalam taruhan emas karena harga logam mulia itu turun ke level terendah dalam hampir 2 tahun.

Seperti diberitakan Bloomberg, Paulson telah menginvestasikan sekitar US$ 9,5 miliar dananya di berbagai hedge fund yang mana sebanyak 85% diinvestasikan dalam kelas saham emas.

Hari ini, harga emas turun 4,1%, mengikis sekitar US$ 328 juta dari harta bersih kekayaannya hanya dari taruhan ini.

Bloomberg mencatat harga emas jatuh dan memasuki bear market setelah jatuh lebih dari 20% sejak Agustus 2011, membawa kabar buruk bagi pria berusia 57 tahun itu yang selama ini telah berjuang dengan hasil yang buruk selama 2 tahun terakhir.

Pada tahun lalu, Paul mengatakan kepada para investor bahwa dana emasnya sebesar US$ 700 juta akan mengalahkan strateginya yang lain selama 5 tahun sebab logam merupakan lindung nilai terbaik terhadap inflasi dan penurunan mata uang karena negara-negara akan memompa uang ke dalam ekonomi mereka.

Seseorang yang mengetahui masalah ini pada bulan ini menyatakan bahwa dana Paul telah merosot 28% pada tahun ini sampai dengan Maret.

"Penurunan baru-baru ini pada harga emas tidak merubah tesis jangka panjang kami," kata John Reade, Partner dan Analis Emas Paulson & Co seperti dikutip Bloomberg.com, Sabtu (13/4).

"Kami mulai investasi dalam emas pada saat harganya sebesar US$900 pada April 2009 dan sementara harganya turun dari puncaknya menjadi US$1.500, itu naik besar dari biaya kami," ujarnya.

Investor Paulson dapat memilih antara dollar dan versi denominasi emas untuk sebagian besar dana perusahaan.

Selain kerugian dari penurunan harga emas, investor di paulson & Co, termasuk pendiri perusahaan, kehilangan sekitar US$ 62 juta hari ini pada investasi saham emas mereka, berdasarkan kepemilikan per 31 Desember 2012.

Paulson & Co yang berbasis di New York itu memasang taruhan terbesar pada perusahaan tambang termasuk kepemilikan saham 7,35% di AngloGold Ashanti Ltd.(blm/bhc/rby)


 
Berita Terkait Emas
 
Transaksi Pembelian Emas Fantastis, Pemerhati Hukum Curiga Crazy Rich Budi Said 'Cuci Uang'
 
Cadangan Emas Menipis, RI Sempat Impor dari Singapura
 
Ada 40 Fakta Menarik Tentang Emas
 
Harga Emas Anjlok, Miliarder John Paulson Merugi US$ 300 Juta
 
Harga Emas Diperkirakan Menguat Pekan Depan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]