Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Gas Elpiji
Harga Elpiji 12 Kilogaram di Tingkat Pengecer Kota Singkawang Bervariasi
Saturday 11 Jan 2014 13:59:56

Gas Elpiji 12 Kg.(Foto: Istimewa)
SINGKAWANG, Berita HUKUM - Kebijakan Pertamina yang kembali menurunkan harga elpiji 12 kilogram dari semula Rp139.900 menjadi sekitar Rp 82.200 per tabung, belum berjalan efektif di pasran. Meski sudah ada pedagang yang menurunkan harga, namun masih di kisaran Rp 100.000.

Aliong, salah satu pengecer di jalan Saman Bujang, mengaku menjual elpiji 12 kilogram dengan harga Rp100.000- Rp120.000. “Harga masih bervariasi. Ini membuat kami binggung untuk menentukan harga,” katanya, Jumat (10/1).

Meski banyak pedagang yang tetap menjual dengan harga Rp130.000, namun ada pula yang memilih menurunkan harga.

Soni, salah satu pemilik warung sembako, langsung menurunkan harga setelah mengetahui kebijakan baru yang dikeluarkan pemerintah. “Hari ini harga elpiji 12 kg sudah turun, yang sebelumnya Rp130.000 sekarang menjadi Rp108.000,” ungkap Soni.

Namun, ia tidak bisa menjamin harga tabung gas yang dijualnya akan stabil, sebab beberapa hari ini gas yang dijualnya masih stok lama. “Untuk harga besok, mengikuti harga dari agen,” katanya.(edy/tob/ipb/bhc/rby)


 
Berita Terkait Gas Elpiji
 
Polisi Bongkar Praktik Suntik Gas Elpiji Subsidi ke Non-subsidi di Depok dan Tangerang Selatan
 
Gaskita Pintar Siap Layani 154.000 Jargas Rumah Tangga di DKI Jakarta
 
Pemerintah Tak Pernah Miliki Rencana Gas Elpiji Subsidi Tepat Sasaran
 
Tekan Kerugian, Pertamina Sesuaikan Harga Jual Elpiji 12 kg
 
Inilah Ciri-ciri Tabung Gas Palsu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]