Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Program Drama Religi Ramadhan TRANS TV
Hanya Tuhanlah yang Tahu
Tuesday 02 Jul 2013 22:10:04

Para pemain drama religi 'Hanya Tuhanlah Yang Tahu'.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Bulan Ramadhan sebuah momen yang berharga bagi dunia pertelevisian menyuguhkan sebuah tontonan berkualitas. TRANS TV dengan bangga menghadirkan program-program unggulan Ramadhan, salah satunya sebuah drama religi spesial Hanya Tuhan Lah Yang Tahu (HTYT) yang digarap berkualitas film layar lebar. HTYT mulai tayang perdana di hari pertama bulan Ramadhan Senin – Minggu pkl. 20.30 WIB.

Lahir dari seorang penulis drama religi terlaris dan ternama Wahyu H.S. yang telah berhasil pada program sebelumnya Para Pencari Tuhan, HTYT diharapkan mampu memberi angin segar bagi drama pertelevisian Indonesia. Skenario dan cerita yang kuat tentang sebuah perjuangan dakwah agama yang diambil dengan sudut pandang berbeda menjadikan program ini lain dari drama pada umumnya. Kualitas pengambilan adegan yang setara dengan film diimbangi akting prima para pemainnya menjadi unggulan tersendiri bagi HTYT.

Hanya Tuhan Lah Yang Tahu mengisahkan seorang Ustadz Muda dari sebuah pesantren kecil dibawah naungan Kyai Din. Cerita dimulai ketika Ustadz Zen yang diperankan oleh Vino G. Bastian dikirim untuk berdakwah kesebuah desa misterius yang dikenal dengan “Kampung Maling atau Cimaling”. Konon berdakwah di Cimaling sangatlah sulit, bahkan banyak sekali pendakwah dari berbagai agama telah mati saat ingin mengenalkan konsep tentang agama dan Tuhan ke warga Cimaling tersebut. Kyai Din sendiri memiliki tekad kuat ingin meng-Islam-kan warga Cimaling. Untuk itulah Ustadz Zen diutus, dengan syarat bahwa dakwahnya di Cimaling akan menjadi mas kawin Ustadz Zen untuk menikahi Vira (Fanny Gazani), Anak Kyai Din dan sang istri diperankan oleh Renita Sukardi. Untuk mendapatkan restu Kyai Din, maka berangkatlah Ustadz Zen ke desa berbahaya itu.

Ustadz Zen merupakan murid Kyai Din (Marwoto) seorang pemimpin pesantren yang nyentrik dengan karakter nyeleneh dan cerdik, tetapi ia selalu bersikap bijak dalam mengajarkan agama dengan cara yang tidak biasa. Namun demikian, dia sangat menyayangi murid-muridnya terutama Ustadz Zen.

Amanah yang diemban Ustad Zen tidaklah mudah, ia harus berhadapan dengan Master King (Egi Fadli) Pemimpin di Kampung Cimaling dan tangan kanannya Ki Slampret (Mamiek) ‘orang pintar’ yang dihormati di kampung tersebut untuk memantau gerak-gerik Ustadz Zen. Ditengah perjuangannya Ustadz Zen pun harus berhadapan dengan maling cantik bernama Pinoy (Masayu Anastasia) anak dari Ki Slampret dan komplotan lainnya yg diperankan Yurike Prastika.(bhc/rls/rat)


 
Berita Terkait Program Drama Religi Ramadhan TRANS TV
 
Hanya Tuhanlah yang Tahu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]