Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Asian Games
Hampir 8.000 Personel TNI-Polri Diterjunkan untuk Pengamanan Asian Games 2018
2018-08-15 21:19:18

Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Polda Metro Jaya, Rabu (15/8).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, Polri dan TNI menerjunkan ribuan personel guna mengamankan Asian Games 2018.

"Hampir 8.000 personel TNI-Polri dan segenap unsur, saya perintahkan untuk mengamankan wilayah masing-masing seluruh Indonesia termasuk di Polda dan polres-polres yang ada di Jakarta mengamankan daerahnya masing-masing," jelas Tito di Polda Metro Jaya, Rabu (15/8).

Petugas akan dibagi menjadi empat ring untuk menjaga keamanan. Ada ribuan orang dari berbagai negara yang akan hadir dalam ajang empat tahun itu.

"Diperkirakan 20 hingga 30 ribu hadir di acara itu, karena tempat itu sebagian akan dipakai untuk ornamen-oranamen termasuk dari panitia kemudian nanti ada mobilisasi atlet dari wisma atlet Kemayoran mulai dari Sabtu siang sampe dengan sore menuju Gelora Bung Karno menggunakan bis. Otomatis ada rekayasa lalin nantinya agar dampaknya akan menimbulkan kemacetan tempat itu," jelasnya.

Bahkan ada ratusan CCTV guna memberikan rasa aman kepada masyarakat. "Semua ada di dalam one roop kita menggunakan CCTV untuk GBK sendiri hampir 600 CCTV dan untuk mengcover venue-venue yang lain yang ada, di Polda Metro Jaya serta yang ada di masyarakat terlebih dari hampir 400 CCTV," ujarnya.

Dengan akan berlangsungnya acara ini, Tito meminta seluruh stakeholder dan masyarakt untuk bersama-sama membantu dan mensukseskan Asian Games 2018.

"Kita semua saling mendukung berkontribusi dan sekaligus berdoa, semoga Asian Games berjalan dengan baik dan bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang maju dan aman," tutupnya.(bh/as)


 
Berita Terkait Asian Games
 
Menteri PUPR: Perhelatan Asian Games Merupakan Sukses Bersama
 
Asian Games Aman dan Kondusif, Kapolda Terimakasih dan Apresiasi kepada TNI-Polri
 
Menpora: Bonus untuk Para Atlet Berprestasi Asian Games Bersumber dari APBN
 
Wapres JK: Indonesia Capai Prestasi Tertinggi Selama Asian Games
 
Pengalihan Arus Sekitar GBK Senayan Saat Closing Ceremony Asian Games
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]