Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 

Hakim Hentikan Pembangunan Bendungan di Amazon
Friday 30 Sep 2011 01:22:03

Sungai Xingu (Foto: Istimewa)
RIO DE JANEIRO (BeritaHUKUM.com) – Seorang hakim di Brasil memerintahkan penghentian pembangunan bendungan bernilai miliaran dolar AS di kawasan hutan Amazon. Hakim Carlos Castro Martins melarang pekerjaan apa pun yang bisa mengganggu aliran alami Sungai Xingu.

Keputusan ini sesuai dengan permintaan sebuah kelompok nelayan yang mengatakan bendungan Belo Monte akan mempengaruhi cadangan ikan setempat dan bisa merusak kehidupan keluarga masyarakat suku yang tergantung dari perikanan.

Dalam keputusannya, seperti dikutip laman BBC, hakim Martin melarang perusahaan Norte Energi -yang berada di belakang proyek bendungan- "membangun bendungan, menggunakan bahan peledak, membangun kanal dan pekerjaa prasarana lajn yang bisa mempengaruhi aliran alami Sungai Xingu dan oleh karena itu mempengaruhi cadangan ikan."

Sementara itu, pemerintah Brasil mengatakan bendungan amat penting untuk memenuhi kebutuhan energi. Tapi menurut hakim, pembangunan kanal dan tanggul bisa memiliki dampak yang negatif atas masyarakat yang tinggal di sekitar sungai yang mengandalkan penangkapan ikan skala kecil.

Bagaimanapun hakim mengatakan bahwa pekerjaan yang sedang berlangsung saat ini, yaitu pembangunan akomodasi untuk para pekerja proyek, bisa dilanjutkan karena tidak berkaitan dengan aliran air sungai.

Konsorsium yang menangani proyek ini diperkirakan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut. Bulan Juni, Badan Lingkungan Brasil mendukung proyek bendungan Belo Monte dengan menepis kekhawatiran para pegiat lingkungan dan masyarakat suku yang berpendapat bendungan itu akan merusak hutan tropis terbesar di dunia dan membuat puluhan ribu orang mengungsi.

Kantor berita Brasil, Ibama, mengatakan bendungan itu sudah melewati analisis yang kuat sehubungan dengan dampaknya terhadap lingkungan.

Bendungan Belo Monte rencananya akan menghasilkan energi listrik sebesar 11.000 MW dan merupakan bendungan terbesar ketiga di dunia, setelah Tiga Ngarai di Cina dan Itaipu, yang dioperasikan bersama oleh Brasil dan Paraguay.(bbc/sya)


 
Berita Terkait
 
•
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]