Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Aisyiyah
Haedar Sebut 'Aisyiyah Miliki 5 Karakter dalam Kiprahnya Sebagai Gerakan Perempuan
2017-05-20 10:03:01

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir pada Resepsi Milad 100 tahun 'Aisyiyah.(Foto: Istimewa)
YOGYAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir pada Resepsi Milad 100 tahun 'Aisyiyah menyampaikan bahwa memasuki abad keduanya, 'Aisyiyah memiliki dinamika yang cukup signifikan. Selain itu, Haedar juga mengatakan bahwa 'Aisyiyah memiliki 5 karakter yang berbeda jika dibandingkan dengan organisasi perempuan lainnya.

Pertama, Aisyiyah memiliki karakter utama sebagai gerakan Islam, Haedar mengatakan segala bentuk program ataupun gerakan yang berkembang di 'Asiyiyah tidak terlepas pada karakter 'Asiyiyah yaitu harakatul Islam yang sebagaimana Muhammadiyah, memahami Islam secara komprehensif dalam dimensi aqidah, ibadah dan duniawiyah.

"Hal inilah yang harus menjadi spirit pergerakan 'Aisyiyah di abad keduanya," ucap Haedar, Jumat (15/5) di Sportorium UMY.

Kedua, 'Aisyiyah memiliki karakter sebagai gerakan Islam berkemajuan. Haedar menegaskan bahwa pondasi Islam berkemajuan harus menjadi identitas yang khas bagi 'Aisyiyah.

"Posisinya adalah wasathiyah. Ketika berhadapan dengan dua arus ekstrem gerakan perempuan di Indonesia dan juga di dunia, 'Aisyiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan pasti bisa belajar untuk lebih tawazun," imbuh Haedar.

Ketiga, 'Aisyiyah memiliki karakter sebagai gerakan sosial kemasyarakatan di jamaah dan akar rumput. "Tanpa membeda-bedakan suku, ras, agama dan kedaerahan, di akar rumpul itulah rumah kita dan tempat kita berkiprah tak pernah lelah," ucap Haedar.

Keempat, yaitu sebagai gerakan beramalusaha. Amal usaha telah menjadi ciri Muhammadiyah dan juga 'Aisyiyah yang membedakannya dengan organisasi pergerakan lainnya.

"Berbagai upaya yang dilakukan melalui amal usaha sesungguhnya itu merupakan manifestasi dari Islam sebagai dinul amal," tukas Haedar.

Diakhir Haedar mengatakan bahwa 'Aisyiyah merupakan gerakan kebangsaan. "Muhammadiyah dan 'Aisyiyah sebagai bagian dari pendirian bangsa Indonesia menurut tidak boleh lari dari segala permasalahan yang dihadapi oleh bangsa. Oleh karenanya, peran kebangsaan 'Aisyiyah dan Muhammadiyah harus terus digelorakan sebagai bagian dari panggilan harakatul Islam," pungkas Haedar.(adam/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Aisyiyah
 
FATMAWATI, Tokoh Aisyiyah dan Pahlawan Nasional
 
Universitas Aisyiyah Yogyakarta Bangun Masjid Walidah Dahlan Setinggi 7 Lantai!
 
Anies Baswedan: 93 Tahun Nasyiatul Aisyiyah Telah Memberikan Kemajuan Bagi Kehidupan Perempuan Indonesia
 
Aisyiyah Teguhkan Layanan POSBAKUM Bagi Perempuan dan Anak
 
Tidak Hanya Kuantitas, Aisyiyah Dapat Besar karena Didukung dengan Aktualisasi Gerakan Amaliah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]