Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
HAKI
Hadapi Perang Paten, Vendor Cina Bentuk Aliansi
Thursday 05 Jan 2012 01:23:00

Produk buatan vendor asal Cina (Foto: Ist)
BEIJING (BedritaHUKUM.com) – Perkembangan pasar penjualan smartphone di Cina yang pada kuartal ketiga 2011 lalu mencapai 24 juta unit, beberapa perusahaan internasional seperti Apple, Nokia dan Microsoft diperkirakan akan memperkuat proteksi atas paten mereka.

Hal ini pun mengilhami beberapa vendor asal Cina untuk membentuk aliansi sebagai persiapan pertempuran paten yang kemungkinan akan terjadi dengan beberapa vendor papan atas seperti Apple, Microsoft, dan Nokia.

Dalam laporan yang dirilis situs Digi Times, Rabu (3/1), beberapa perusahaan asal Cina, seperti Coolpad, Konka, TCL, ZTE, dan Lenovo masuk dalam aliansi tersebut. Jika masing-masing vendor ponsel Cina ini dilaporkan, setidaknya telah memiliki portofolio paten yang besar.

Jika digabungkan, mereka bisa menciptakan cukup kekuatan setidaknya untuk mencegah tuntutan hukum yang melanda vendor asal Cina lainnya. Selain itu, para penyedia jaringan selular di Cina dan operator website jejaring sosial juga telah berkeinginan untuk meluncurkan smartphone merek sendiri.(sci/bim)


 
Berita Terkait HAKI
 
Kabar Terkini Sengketa Kepemilikan Akun Lambe Turah
 
Heri Gunawan Apresiasi Produk Kekayaan Intelektual Bisa Dijadikan Agunan
 
JW, Ketum Hasil Kongres IX Dipolisikan atas Dugaan Penyalahgunaan Logo PAJ
 
Putri Bruce Lee Gugat Restoran China Real Kungfu, Ada Apa?
 
DJKI Luncurkan E-Pengaduan Kekayaan Intelektual
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]