Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
MEA
Hadapi MEA 2016, Institut STIAMI Tekankan Karakter dan Bahasa
2016-04-29 13:25:15

Wakil Rektor III Bidang Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni Institut STIAMI, Dr. Agus Cholik.(Foto : BH/rar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI menyambut era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) melalui pengembangan karakter dan pendalaman bahasa. Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor III Bidang Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni, Dr. M. Agus Cholik, SE., MM., Kamis (28/4) usai mengikuti acara wisuda ke 29 di gedung Damapala Kementerian Keuangan di Jakarta.

Agus mengingatkan, memenangkan kompetisi pada MEA 2016 yang akan dihadapi para lulusan Institut STIAMI, dapat diraih dengan memiliki karakter dan menguasai atau memahami sejumlah bahasa.

"Yaitu tangguh dan mampu membaca serta melaksanakan sejumlah peluang. Selain itu unggul dalam bahasa atau dapat berkomunikasi. Karenanya, kami selalu mengedepankan hal tersebut sepanjang masa perkuliahan hingga siap bekerja dan berkompetisi," papar Agus saat berbincang bersama pewarta BeritaHUKUM.

Berdasarkan hasil Klasifikasi dan Pemeringkatan Perguruan Tinggi Indonesia Tahun 2015 yang ditetapkan Kementerian Ristek Dikti, Institut STIAMI berada di peringkat 261 dari 3.320 perguruan tinggi di Indonesia.

Sementara itu, dalam wisuda bertema 'Creative, Excellent and Competitive' tersebut terdapat 3 wisudawan sebagai lulusan terbaik. Yaitu, Program Studi Sarjana Ilmu Administrasi Publik/Negara Tresna Gilang Kencana, S.AP (IPK 3,94), Program Studi Sarjana Ilmu Administrasi Bisnis/Niaga Chintya Rachman (IPK 3,73), dan Program Studi Magister Ilmu Administrasi Sodikin, M.A (IPK 3,68).

Ketua Panitia Wisuda, Slamet Andi Hartono, berharap lulusan Institut STIAMI dapat menjadi insan yang kreatif, unggul dan memiliki daya saing yang kuat dalam pergaulan nasional dan internasional.

Turut memberikan sambutan dalam wisuda ini yaitu Rektor Institut STIAMI, Dr. Ir. Panji Hendrarso, MM., Sekretaris Kopertis Wilayah III Putut Pujogiri, SH dan Ketua Yayasan Ilomata Drs. Djaka Permana, M.Si,Ph. D, dengan orasi ilmiah oleh Prof. Dr. Drs. KH Muhammad Amin Suma, BA, SH, MA, MM, Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.(bh/rar)


 
Berita Terkait MEA
 
TKI Tidak Siap MEA akan Jadi Bencana Ekonomi Indonesia
 
Crowdfunding Onsystem Lahir Karena Tantangan Menghadapi MEA
 
Hadapi MEA 2016, Institut STIAMI Tekankan Karakter dan Bahasa
 
Hadapi MEA, Gerindra Desak Pemerintah Tingkatkan Daya Saing Pekerja
 
Pemerintah Kurang Sosialisasikan MEA
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]