Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Cyber Crime    
 
Google
Hacker Sulap Situs Google dan Yahoo Rumania
Thursday 29 Nov 2012 21:10:49

Ilustrasi.(Foto: Ist)
RUMANIA, Berita HUKUM - Tampilan situs utama Google dan Yahoo di Rumania berhasil diubah oleh seorang hacker. Sontak kejadian ini pun sempat membuat heboh para pengunjung situs tersebut.

Ya, situs Google.ro dan Yahoo.ro memang sempat diusili hacker beberapa saat dengan mengubah tampilannya, tapi bukan menggunakan modus deface seperti biasanya.

Untuk melakukan hal itu pelaku juga tidak masuk ke dalam server kedua raksasa internet itu yang pastinya sangat sulit, ia mengakalinya hanya dengan mengubah DNS yang merujuk ke kedua situs tersebut.

DNS (Domain Name System) adalah sebuah sitem yang mengubah alamat IP menjadi sebuah domain yang mudah diingat. Jadi dengan mengubah sistem ini, pelaku bisa mengarahkan para pengunjung Google.ro dan Yahoo.ro ke situs yang ia tentukan.

Seperti dikutip detikINET dari softpedia, Kamis (29/11), pelaku yang diidentifikasi sebagai MCA-CRB memang bukan peretas newbie. Tercatat, sudah ada sekitar 5.000 situs yang menjadi korban kenakalannya.

Serangan terhadap situs-situs besar juga bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, di Pakistan, situs milik Google, Yahoo, Microsoft, PayPal, eBay, HP dan Apple juga pernah mengalami serangan sejenis.(dtk/bhc/opn)


 
Berita Terkait Google
 
10 Cara Mengatasi Penyimpanan Gmail Penuh dengan Mudah dan Praktis
 
Google Didenda 2,5 Triliun Rupiah Atas Dugaan Monopoli Pasar di Korea Selatan
 
Pembaharuan Fungsi Google Maps Live View untuk Pengemudi
 
Google Meet Hadir di Gmail, Ini Manfaatnya
 
Google Sarankan Jangan Gunakan Browser Microsoft Edge
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]