Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 

HP Luncurkan TouchPad dengan Harga Miring
Saturday 13 Aug 2011 19:39:46

Hewlett-Packard TouchPad (Foto: hewlett-packard.com)
Produk iPad 2 Apple memang merajai pasar teknologi AS. Sebagai upaya untuk merebutnya dari Aplle, Hewlett-Packard menerapkan strategi menurunkan harga komputer tabletnya, TouchPad. Produkk baru ini memang sengaja diciptakan sebagau upaya menarik masyarat beralih menggunakan teknologi keluaran perusahaan IT berlambang hp ini.

Seperti yang dirilis dalam laman perusahaan itu, Touchpad dengan memori 16 gigabyte ditawarkan seharga 400 dolar AS dan model dengan 32 gigabyte bisa dibeli seharga 500 dolar AS yang berarti ada selisih 100 dolar AS dibanding harga aslinya.

Touchpad pertama kali diluncurkan di AS pada awal Juli, ketika perangkat Android dan iPad sudah berada di pasar tablet yang tumbuh cepat, dan dijual oleh para penjual utama AS seperti Best Buy dan Wal-Mart serta di Amazon.com.

Berbeda dengan iPad, TouchPad mendukung format video Flash Adobe. Tablet itu menggunakan sistem operasi webOS, yang dikembangkan oleh Palm, pelopor perangkat "mobile" yang diakuisisi HP tahun lalu dengan harga 1,2 miliar dolar AS.

Debut TouchPad itu menimbulkan kajian yang beragam, yang berpendapat perangkat itu akan menghadapi iPad yang sedang menanjak serta perangkat lainnya. Appel mengaku telah menjual 25 juta iPad sejak merilis versi pertama perangkat itu pada April 2010. Perusahaan itu merilis generasi keduanya iPad 2 pada Maret.

Selain iPad, pasar komputer tablet kini juga diramaikan oleh Samsung Galaxy Tab, BlackBerry PlayBook, Motorola Xoom dan lusinan perangkat yang menjalankan sistem operasi Android Google.

Saham HP merosot sejak awal tahun di tengah kekhawatiran investor bahwa Palo Alto, perusahaan yang berbasis di California sedang disusul oleh perusahaan saingan yang lebih muda dan gesit seperti Apple dan Dell.(rpc/biz)



 
Berita Terkait
 
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]