Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
RISTEK
Guna Inovasi dan Bisnis, Forum Iptek Asean Hasilkan Sembilan Kebijakan
Monday 25 Aug 2014 19:44:54

Menristek, Prof. Gusti Hatta berfoto bersama delegasi Komite Iptek Asean 2014 dalam acara ASTW ke 9.(Foto: BH/mat)
BOGOR, Berita HUKUM – Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Gusti Muhammad Hatta menyatakan dari sembilan kerangka penetapan kebijakan Ilmu dan Teknologi (Iptek) tingkat Asean telah diselesaikan tujuh kerangka kebijakan Iptek. Hal itu disampaikan Gusti usai membuka pertemuan informal setingkat kementerian Iptek se Asean yang ke 8 di Bogor, Senin (25/8).

Pertemuan informal itu merupakan isi rangkaian dari kegiatan Komite Asean untuk Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (ASEAN COST ke 68) pada acara ASEAN Science and Technology Week ke 9 (9th ASTW) dimulai sejak 18 Agustus 2014, bertepatan pada HUT ASEAN.

Tujuh kerangka kebijakan Iptek lingkup Asean yang telah diselesaikan adalah : (1). Konggres Ilmu Pengetahuan, yang dihadiri 780 peserta dari 10 negara, (2). Kebijakan akan kerjasama pameran teknologi, (3). Asean Open Source Software, (4). Evaluasi tentang Sistem Peringatan Dini akan kegempaan, (5). Kebijakan akan skema tantangan dan kesempatan dalam menghadapi ekonomi pasar bebas Asean 2015, (6). Skema kerjasama akan ilmu Bibliometrics dan terakhir adalah skema kerjasama pengembangan riset Iptek antara Asean dan Eropa.

“ Akan formula kebijakan, tujuh dari sembilan sub kegiatan Iptek telah kami tetapkan. Hal ini dilakukan guna melanjutkan semangat kebersamaan anggota Asean menghadapi tantangan dan kesempatan pada era ekonomi pasar bebas Asean 2015. Khusus akan penetapan kebijakan tentang inovasi dan teknologi berdasarkan bagaimana ekonomi dunia bergerak dan bagaimana masyarakat dapat mendapatkan keuntungan dari penetapan kebijakan inovasi tersebut,” papar Gusti Hatta pada Berita Hukum.

Dihadapan puluhan delegasi yang hadir, mewakili Komite Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Asean, Menristek turut menyampaikan apresiasinya kepada wakil dari China, India, Jepang dan Uni Eropa akan dukungan mereka dalam pendanaan kegiatan ASTW yang ke 9.

Delegasi yang hadir diantaranya Dr. Ewon Ebin, Menteri Ristek Malaysia, Dr. Tung Ciny, Sekretaris Menteri Industri dan Pariwisata Kamboja, Dr. Amelia Guevara, Wakil Menristek Philipina, Prof. Rajendran Tampuran, Direktur Ristek Singapura dan sejumlah delegasi dari Jepang, Amerika Serikat, Uni Eropa, China serta India. (BH/mat)



 
Berita Terkait RISTEK
 
Tingkatkan Inovasi Industri, Kemenristekdikti Terus Kembangkan Penelitian dan Kerjasama
 
PP-IPTEK Kemenristekdikti Adakan Kompetisi Poster Sains Antariksa
 
Membumikan Riset Strategis Pertanian, Dua Kementerian Bersinergi
 
Sambut Pembangunan Jaringan Gas Blok Masela, Menristek Dikti Siapkan SDM
 
Tingkatkan Hilirisasi Hasil Riset, Menristek Dikti Gandeng Perguruan Tinggi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]