Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
HUT RI
Gubernur Kaltim Inspektur Upacara HUT RI Ke-69 di Samarinda
Monday 18 Aug 2014 10:49:42

Awang Faroek Ishak Gubernur Kaltim, sebagai inspektur upacara, Mantan Gubernur dan Mantan Wakil Gubernur Kaltim (Yurnalis Ngayoh dan Farid Wadjedy) turut hadir. Meiga Chintia salah satu Paskibraka.(Foto: BH/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di GOR Sempaja, Samarinda pada, Minggu(17/8) pagi.

Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke - 69 tepat pukul 10.00 WITA diawali dengan bunyi sirine sekitar satu menit lamanya, Gubernur Awang didampingi Ibu Hj. E. Amelia Suharni Faroek serta Wakil Gubernur HM. Mukmin Faisyal dan Ibu Hj Sarminah, Ketua DPRD Kaltim H. Sahrun, mantan Gubernur Kaltim Yurnalis Ngayo, Mantan Wakil Gubernur Farid Wadjedy, serta turut hadir semua unsur Muspida yang juga Walikota Samarinda dan Kepala Kejaksaan Negeri Samarinda terlihat hadir.

Sebelum pengibaran bendera Merah Putih, terlebih dahulu dibacakan teks Proklamasi oleh H Sahrun Ketua DPRD Kaltim yang diikuti oleh mengheningkan cipta oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Langkah tegap oleh 38 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari perwakilan Kabupaten/Kota yang dipimpin Komandan Kompi Paskibrata, Letda CPL Tatan Rhistonia H, Denpal Korem 091/ASN memasuki lapangan upacara 17 Agustus.

Meiga Chintia dari SMA Negeri I Longhubung, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) mendapat kehormatan sebagai pembawa baki duplikat Bendera Pusaka, serta pasukan pengibar bendera merah putih yakni Muhfidz Suniawinata dari SMA Negeri I Samarinda, Nur Fadillah Rahmat dari SMA Negeri I Tanah Grogot, Kabupaten Paser dan Dhandy Abdurrasyid Widarto dari SMA Negeri 16 Samarinda.

Gubernur Kaltim Awang faroek kepada Wartawan usai upacara bendera berharap, peringatan ini tidak hanya peringatan biasa tetapi merupakan barometer terhadap kemajuan pembangunan nasional dan kesadaran nasionalisme masyarakat terhadap belanegara.

“Hari ini kita telah memperingati hari kemerdekaan dengan penuh suka cita dan gembira. Saat ini, pertumbuhan ekonomi kita sudah cukup baik, demikian juga dengan stabilitas daerah, harapan kita ke depan adalah kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat dan untuk itu kita harus bekerja keras,” tegas Awang.(bhc/gaj)


 
Berita Terkait HUT RI
 
• Usia 76 Tahun Indonesia Merdeka Sisakan Masalah Kebangsaan, Haedar Ajak Elit Duduk Bersama
 
• Anis Byarwati Ajak Komponen Bangsa Bekerja Sama Atasi Berbagai Permasalahan
 
• HUT RI Ke-76, Syarief Hasan: Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan Di Masa Sulit
 
• Peringati HUT RI ke 75, Ditreskrimsus Polda Metro Bagikan 5.000 Masker di Stasiun Kereta
 
• Bamsoet: Indonesia Harus Tetap Semangat Dan Utamakan Kepentingan Bangsa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
• Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]