Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilgub Jabar
Gerindra Tidak Ada Titik Temu dengan Ridwan Kamil
2017-06-03 14:02:52

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Partai Gerindra sepertinya menutup pintu untuk mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2018. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengatakan hingga kini antara Gerindra dan Ridwan Kamil belum mencapai kesepakatan.

Padahal, Gerindra bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung Ridwan Kamil saat Pilwakot Bandung 2013 lalu.

"Antara kami dan Ridwan Kamil tidak ada titik temu, salah satu syarat gubernur baru di Jabar harus mendukung calon Gerindra untuk jadi presiden," ujar Hashim dalam acara Syukuran Kemenangan Jakarta yang dihadiri Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Jakarta, Jumat malam (2/6).

Menurut Hashim, Ridwan Kamil sudah didukung Partai Nasdem yang mendukung Presiden Jokowi maju di Pilpres 2019. Karena itu, Gerindra masih mencari kandidat untuk diusung di Pilkada Jabar 2018.

Meski begitu, ia menilai, semua kemungkinan masih bisa terjadi untuk mengusung dan bekerja sama dengan kandidat yang memang layak diusung sebagai gubernur Jabar periode 2018-2023.

"Kalau Nasdem sudah dukung Jokowi. Titik temu (Gerindra dan Ridwan Kamil) tak ada. Ke depan kira-kira ada siapa namanya itu rahasia. Saya kira begitu ya," ujar Hashim.

Dalam kesempatan itu, dia juga bersyukur pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang diusung Gerindra dan PKS, dinyatakan secara sah memenangkan Pilkada DKI 2017.

"Bagi Partai Gerindra, hasil ini sangat membesarkan hati karena menunjukkan sebenarnya persatuan dalam berbagai perbedaan warga Jakarta masih terjaga dan memberi harapan," katanya.(republika/bh/sya)


 
Berita Terkait Pilgub Jabar
 
Survei Pilgub Jabar 2018, Ridwan Kamil Kalah Jauh Lawan Deddy Mizwar
 
Gerindra Tidak Ada Titik Temu dengan Ridwan Kamil
 
MK Tolak Gugatan Pilkada Rieke-Teten
 
Saksi KPU dan Saksi AHER-Demiz Bantah Keterangan Saksi Pemohon
 
Rieke Sambangi Buruh PT Matahari Cimahi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Akademikus kritik narasi optimisme pemerintah: Jauh dari realitas, minim empati
Batal jadi ibu kota, CBA desak Kejagung usut proyek IKN yang habiskan anggaran Rp75,8 triliun
Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]