Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Pancasila
Gatot Nurmantyo: Pancasila sebagai Pandangan Hidup dalam Bernegara
2018-08-05 07:31:27

Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo.(Foto: Istimewa)
MALANG, Berita HUKUM - Pancasila yang notabennya sebagai dasar negara belum diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut disampaikan Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, dalam Seminar Kebangsaan Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bertempat di Theater Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Gatot mengatakan bahwa kedepannya Indonesia akan mengalami bonus demografi dimana anak muda akan lebih banyak.

"Indonesia akan mengalami bonus demografi di tahun 2020 dengan penduduk muda kurang lebih 160 juta hingga 200 juta. Pada kondisi tersebut, Indonesia punya potensi untuk mengoptimalkan kapasitasnya untuk menjadi lima besar penguasa ekonomi dunia," kata Gatot, Jumat (3/8).

Untuk bisa menjadi penguasa ekonomi dunia, Gatot mengungkapkan hanya ada satu kunci yakni dengan mengembalikan pancasila sebagai ideologi negara yang menjadikan pandangan hidup dalam bernegara.

Menurut Gatot, membangun Indonesia berdasarkan pancasila bisa dimulai dengan membangun sumber daya manusia yang unggul, mengelola sumber daya alam dengan bijak dan profesional, memperbanyak lapangan kerja untuk rakyat bukan tenaga kerja asing, memperbanyak sarjana dan profesional wanita.

"Kedepannya tentu saya berharap kita kalahkan ego kita untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia maju kedepan," ujarnya.

Selain itu, Gatot meyakini IMM didirikan memang bermaksud memelihara martabat dan kejayaan bangsa serta menegakkan agama islam dengan mengamalkan ilmu dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat sehingga dapat membantu tegaknya Pancasila di Indonesia.(Syifa/muhammadiyah/bh/sya)

Share : |

 
Berita Terkait Pancasila
Pancasila Harus Diwujudkan dalam Tingkah Laku Keseharian
Guna Cegah Radikalisme, Harus Ditanamkan Prinsip dan Nilai Luhur Pancasila
Gatot Nurmantyo: Pancasila sebagai Pandangan Hidup dalam Bernegara
Ratna Sarumpaet: Megawati Bikin UUD Kehilangan Nilai Pancasila
Lembaga yang Tak Jelas dan Banyak Kejanggalan, BPIP Layak Dibubarkan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Menangkap Aspirasi Petani Sawit, Peternak Ayam, Petelur dan Daging untuk Prabowo-Sandi
Diduga Langgar Aturan Kampanye, Advokat Nusantara Laporkan LBP dan Sri Mulyani ke Bawaslu
Faktor Ekonomi Politik Jadi Pertimbangan Jokowi Batalkan Kenaikan Harga Premium
Sukseskan Pemilu Damai 2019, PB HMI: Strategi Jitu Tangkal Isu Hoax, Intoleransi dan Radikalisme
Ini Do'a Titiek Soeharto untuk Ulang Tahun Prabowo Subianto
Program Hunian DP 0 Rupiah Samawa Diluncurkan Pemprov DKI Jakarta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Sukseskan Pemilu Damai 2019, PB HMI: Strategi Jitu Tangkal Isu Hoax, Intoleransi dan Radikalisme
Ini Do'a Titiek Soeharto untuk Ulang Tahun Prabowo Subianto
Buruh Minta Atensi Kapolri Usut Tuntas Dugaan Keterangan Palsu Putusan Pailit CV 369 Tobacco
Hutang Luar Negeri RI Terus Naik Menjadi Rp5.410,50 Triliun
Polisi Menangkap Penembak Diduga Peluru Nyasar di Ruang Anggota Komisi III DPR
Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Jadi Tersangka terkait Dugaan Kasus Suap Proyek Meikarta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]