Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Import Daging
Gatot Bantah Ada Aliran Dana ke DPP PKS pada Pilgub Sumut 2013
Thursday 16 May 2013 20:35:43

Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho usai diperiksa KPK, Kamis (16/5).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Plt Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho sesaat setelah diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (16/5) mengatakan diperiksa terkait prosedur pencalonannya sebagai Gubernur Sumatera Utara.

Gatot mengakui, "terkait persoalan yang tadi kasus (TPPU) intinya ditanya mekanisme prosedur saya sebagai calon Gubernur 2013-2018 bagaimana mekanisme prosedurnya di PKS," ujar Gatot.

"Dan kemudian ditanyakan apakah ada aliran dana ke PKS, saya jawab tidak ada," kilah Gatot.

Gatot menjelaskan bahwa penyidik KPK memberikan 25 pertanyaan normatif kepadanya.

"Saya ditanya kurang lebih 25 pertanyaan oleh penyidik KPK, pernyataan sangat normatif apakah dalam keadaan sehat jasmani rohani, kemudian dalam keadaan teretekan atau tidak kemudian data pribadi saya," tambah Gatot.

Ketika ditanya pada saat pertemuan di Medan itu apa juga ada kehadiran artis Ayu Azhari?.

Gatot menjawab, "tidak ada," jawabnya.

Selanjutnya Plt Gubernur Sumut ini berlalu menuju mobil yang dikendarainya.

"Dah ya dah ya... Ok," pungkas Plt Gubernur yang berhasil menang Pemilukada di perantauan Sumatera Utara.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Import Daging
 
MA Tambah Hukuman Luthfi Hasan Ishaaq Jadi 18 Tahun
 
Suap Import Daging, Maria Elizabeth Divonis 2 Tahun 3 Bulan Penjara
 
Suap LHI, Maria Elizabeth Liman Dituntut 4,5 Tahun Bui
 
Kasus Suap Impor Daging, KPK Tahan Maria Elisabeth Liman
 
Luthfi Hasan Ishaaq Divonis 16 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]