Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Garuda Indonesia
Garuda Tambah Frekuensi Penerbangan
Wednesday 17 Aug 2011 00:48:59

Pesawat Garuda Indonesia (Foto: BeritaHUKUM.com/RIZ)
JAKARTA – Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan sebanyak 99 penerbangan ektra. Langkah ini diambil, untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang pada H-7 dan H+7 Idul Fitri 1432H.

Penambahan penerbangan tersebut, meliputi rute Jakarta-Denpasar (36 penerbangan), Jakarta-Singapura (30 penerbangan), Jakarta-Padang (17 penerbangan), Jakarta-Jogjakarta (delapan penerbangan) dan Denpasar-Surabaya (delapan penerbangan).

"Selain melaksanakan penambahan penerbangan ekstra, Garuda juga mengoperasikan pesawat berbadan lebar pada rute atau penerbangan tertentu dalam mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang pada lebaran tahun ini," kata Dirut Garuda Emisyah Satar dalam rilisnya, Selasa (16/8).

Jumlah tambahan kursi yang disiapkan Garuda melalui penerbangan ekstra dan penggantian pesawat besar tersebut sebanyak 24.930 kursi. Penambahan sebanyak 24.930 kursi tersebut dilaksanakan Garuda, disamping peningkatan kursi dari penerbangan regular (selama periode H-7 sampai H+7 tahun 2011) yang telah meningkat sebanyak 176. 442 kursi dibanding periode yang sama tahun 2010.

Jumlah produksi Garuda pada periode H-7 sampai H+7 tahun 2011 mencapai 891.697 kursi, sementara jumlah produksi pada periode yang sama tahun lalu hanya sebesar 715.255 kursi. Sehubungan dengan perjalanan liburan mudik lebaran tersebut, maka untuk kenyamanan dan keamanan para penumpang, Garuda Indonesia menghimbau agar para penumpang merencanakan perjalanan sedini mungkin dan kiranya tidak melakukan penggantian reservasi secara mendadak.

Para penumpang agar menyesuaikan nama direservasi/tiket dengan nama di KTP (kartu identitas). Para penumpang juga dihimbau untuk menggunakan fasililitas “city check-in” di kantor – kantor penjualan Garuda Indonesia ,serta “kiosk check-in” yang berada di Garuda Galery Senayan dan di airport untuk mengindari antrian panjang di konter check-in bandara.(tnc/ind)

Share : |

 
Berita Terkait Garuda Indonesia
Pengembangan Kasus Suap di PT Garuda Indonesia, KPK Tetapkan 3 Tersangka Baru
Garuda Indonesia Resmi Sediakan Layanan Perawatan Komponen Airbus
Pertama Kalinya Simulasi Keselamatan Penerbangan Garuda Indonesia, Diikuti oleh Jajaran Direksi
Karyawan Garuda Indonesia Batal Mogok Kerja
KPK Tetapkan 2 Tersangka Suap Pengadaan Pesawat Garuda Indonesia
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Tafsir 6A dan Tekanan Politik
Dr Jan Maringka: Penegakan Hukum Tidak Sama dengan Industri
Arab Saudi: Puing-puing Senjata 'Membuktikan Iran Berada di Balik' Serangan Kilang Minyak
Kejari Gunung Mas Tangkap Kontraktor Terduga Korupsi Dana Desa
Hakim Kayat Didakwa Jaksa KPK Menerima Suap Rp 99 Juta
Presiden Jokowi Ditantang Keluarkan Perppu Mengoreksi Revisi UU KPK seperti SBY
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Polda Metro Jaya Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Malaysia-Batam-Jakarta
Willem Wandik: Usai Pulkam, Mahasiswa Harus Kembali Kuliah
Indonesia Darurat Asap, Presiden Segeralah Bertindak!
Jokowi Tolak Penyadapan KPK Seizin Pihak Eksternal, Padahal Memang Tak Ada di Draf Revisi UU KPK
Label Halal Dilidungi UU, MUI: Kebijakan Menteri Enggar Adalah Kemunduran Peradaban
RUU Perkoperasian Sepakat Dibahas di Paripurna DPR
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]