Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Demo Didepan Gedung KPK
GRAP Minta M. Nuh Segera di Periksa KPK
Monday 15 Jul 2013 14:05:33

Aksi Demo Garda Rakyat Peduli Pendidikan (GRAP) di depan gedung KPK.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Puluhan masyarakat dari Garda Rakyat Peduli Pendidikan (GRAP) mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), guna mendesak KPK mengusuk korupsi di Kementerian Pendidiakan dan Kebudayaan Nasional, M. Nuh, Senin (15/7).

Dalam orasinya, pendemo mengatakan, "korupsi di Kemdikbud bukan akhirnya M. Nuh yang melaporkannya ke KPK, kami meminta KPK harus berani menyentuh Menterinya jangan hanya memeriksa anak buah M. Nuh," ujar Pardosi.

Dalam konstitusi kita UUD 1945 Pasal 28 C Ayat 1 jelas dikatakan menyebutkan
“Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan hak dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia”. ujar pendemo kembali dari atas mobil bak terbuka.

Menurut pendemo, kasus perkasus saling sambut terus menerus tak berhenti sebut saja, korupsi pengadaan buku SD Brebes, Korupsi Proyek Istalasi IT dan Perpustakaan Universitas Indonesia, korupsi pengelolaan anggaran Kemendiknas di periode tahun 2009, dan yang paling muktahir buku pelajaran bahasa Indonesia Sekolah Dasar di daerah Bogor, Wonogiri yang berbau pornografi.

Inilah bukti kegagalan dunia pendidikan kita, teriak pendemo lagi, hal ini tak bisa kita biarkan perlu gerakan rakyat yang massif untuk Selamatkan pendidikan indonesia.

Kalau kasus-kasus korupsi didunia pendidikan tidak bisa kita diamkan tanpa ada penanganan lebih lanjut, maka hal tersebut justru akan merusak dunia pendidikan Indonesia.

Karena itu KPK harus berani bertindak cepat merespon korupsi didunia pendidikan. KPK harus berani memeriksa M.NUH selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, karena kebijakan-kebijakan pendidikan Indonesia berada ditanggannya. KPK tak boleh terkecoh dengan pencitraan sang Menteri yang melaporkan bawahannya korupsi.

Pendemo mendesak KPK segera periksa Menteri Pendidikan, tapi kalian KPK tidak berani memeriksa M.Nuh ujar pendemo. Dunia pendidikan kita saat ini sudah amburadul.(bhc/put)


 
Berita Terkait Demo Didepan Gedung KPK
 
KPK Harus Segera Panggil Kemenko PMK, Menteri Puan!
 
AKU KPK Dukung Penuh KPK Berantas Kasus APBD Riau 2015
 
AMPAK Demo Terkait Dugaan Kasus Pembelian Sumur Minyak di Malaysia
 
AMPT Demo Desak KPK Periksa Ichwanul Idrus Dirut LPPNPI
 
AKRAB Demo KPK Tuntut Kasus Korupsi Setya Novanto
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]