Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
PLN
GM PLN: Listrik Aman, Mudik Nyaman, PLN Disjaya Siaga Hari Raya
Wednesday 15 Jul 2015 06:28:51

Syamsul Huda selaku General Manager (GM) PLN Disjaya, saat jumpa pers di gedung PLN lantai 10 ruang Batavia gedung B, Kantor PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang di Jakarta Pusat pada, Selasa (14/7).(Foto: BH/mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Managemen PT. PLN (Persero), perusahaan penyedia listrik distribusi Jakarta dan Tangerang saat bulan suci ramadhan 2015 melaksanakan acara Buka Puasa bersama Media, dan memaparkan kondisi pasokan kelistrikan untuk hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah/ 2015 nanti yang bertemakan "Listrik Aman, Mudik Nyaman" PLN Disjaya Siaga Hari Raya.

Penyediaan listrik PLN saat Ramadhan hingga Idul Fitri 1436 H mendatang pada kelistrikan Jakarta dan Tangerang terbagi dalam 12 subsistem, diperkuat dengan 72 gardu induk, 2.000 penyulang, dan 18.000 gardu distribusi, selain itu mampu melayani 4,5 juta pelanggan. "Perkiraan beban terendah pada siang hari pada hari raya Idul Fitri kisaran 2.500 MW dan beban tertinggi pada malam hari bisa mencapai 3.100 MW, tentunya berbeda dibanding penggunaan listrik pada hari biasa, karena penggunaan listrik pada aktivitas indusri relatif sedikit pada siang hari," ujar Syamsul Huda selaku General Manager (GM) PLN Disjaya.

"Karena jauh dari pasokan listrik dan dibawah normal. Dijamin aman," GM PLN Disjaya, saat jumpa pers di gedung PLN lantai 10 ruang Batavia gedung B, Kantor PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang di Jakarta Pusat pada, Selasa (14/7).

Paket siaga dan penguatan khusus diberlakukan mulai per tanggal 02 Juli 2015 hingga 01 Agustus 2015, Listrik padam bisa terjadi dalam keadaan tidak terencana (seperti terjadi gangguan pada jaringan tenaga listrik, seperti bencana alam /force majeure). Untuk antisipasi, PLN Disjaya dan Tangerang melakukan siaga penuh di setiap Posko pelayanan teknik yang mencakup 35 wilayah selama 24 jam sehari, seminggu penuh, dan contact centre 123 dengan channel telepon (021) 123 dan e-mail: pln123@pln.co.id, facebook: pln123 dan twitter: @pln_123.

PLN Disjaya dan Tangerang stand by (persiapan) 14 mobil unit deteksi gangguan kabel, 21 mobil unit gardu bergerak (UGB), 18 mobil unit mobil Trafo Bergerak (UTB), 13 mobil unit Kabel Bergerak (UKB), dan 22 unit genset dan 3 mobil pekerjaan dalam keadaan bertegangan (PDKB) tegangan menengah-20 KV, jelas GM PLN Syamsul Huda, untuk kondisi persiapan operasional PLN Disjaya menjelang Hari Raya mendatang.

"Pantauan lokasi khusus dan mesjid Istiqal ataupun tempat-tempat vital lainnya (VIP). Ada SOP nya, harapan kami dalam upaya meningkatkan pelayanan dan pengamanan aliran listrik dengan skenario pengalihan beban listrik, jika ada gangguan," jelasnya, menambahkan.

PLN akan bekerjasama dengan unit-unit dan anak perusahaan PLN, yaitu PT Indonesia Power dan PT Pembangkitan Jawa Bali dari sisi pembangkitan, serta PLN P3B Jawa Bali dari sisi transmisi.

Himbauan kepada masyarakat, PLN Disjaya menyampaikan agar sebelum Mudik dan sesuai mudik pelanggan tetap dapat merasakan manfaat mudik, yakni:

1. Bayar listrik sebelum tanggal 20 agar terhindar dari sanksi denda atau pemutusan.

2. Matikan listrik yang dianggap tidak perlu dan mencabut semua peralatan listrik yang tidak terpakai dari stop kontak untuk menghindari bahaya kebakaran akibat listrik dan tagihan listrik yang membengkak.

3. Mengisi token listrik pintar.

4. Pastikan sebelum meninggalkan rumah seluruh pintu, jendela terkunci dan jangan lupa pamit dengan tetangga untuk silaturahmi dan titip rumah, karena silaturahmi itu berbuah baik.(bh/mnd)


 
Berita Terkait PLN
 
Sartono Pertanyakan Rencana Penyesuaian Tarif Listrik
 
Pembangkit Kekurangan Batu Bara, PLN Harus Jamin Tak Ada Pemadaman Listrik
 
Buruknya Komunikasi PLN dengan Pelanggan, DPR Kembali Pertanyakan Lonjakan Tagihan Listrik
 
Pemerintah Gratiskan Tarif Listrik Bagi Pelanggan PLN Daya 450 VA dan Potongan 50 Persen untuk 900 VA Selama 3 Bulan
 
Kejadian Listrik Padam, FSP BUMN akan Laporkan Direksi PLN ke Bareskrim
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]