Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Ramadhan
GEMA GONG Pancasila dan Golden Fams Santuni Yatim Piatu, Duafa dan Anak Jalanan
2018-05-29 19:13:53

Suasana buka puasa bersama GEMA GONG Pancasila dan Golden Fams bersama anak jalanan, yatim piatu, dan duafa di Lapangan Patung HKSN, Senen. Jakarta Pusat, Selasa (29/5).(Foto: BH /mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Majelis Gerakan Masyarakat Gotong Royong Pancasila (GEMA GONG Pancasila) bekerjasama dengan Golden Fams bertema, 'Hadirkan Cinta Ilahi di Bulan Penuh Berkah' yang dilaksanakan acara dengan menyantuni anak yatim piatu, kaum duafa, dan anak jalanan di Jakarta pada, Selasa (29/5).

Pantauan pewarta BeritaHUKUM, semenjak siang hari di bawah terik matahari area kawasan monumen patung HKSN Senen, Jakarta Pusat dipenuhi kerumunan massa yang berjumlah kisaran ratusan warga masyarakat sekitar menghadiri acara yang digelar.

Dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 1439 H, demikian Majelis GEMA GONG Pancasila bersama Golden Fams menyelenggarakan santunan yatim piatu, anak jalanan dan kaum dhuafa tersebut.

Nampak panggung dengan tenda dan karpet yang disusun untuk tempat duduk berjemaah bagi tetamu yang terundang disiapkan. Sementara, suasana alunan musik, serta tarian tradisional adat nusantara bersenandung sarat kental nuansa bulan ramadhan pun mengiringi acara berjalan jelang buka puasa bersama di lokasi tersebut.

Turut hadir, pimpinan Majelis Gema Gong Pancasila, Wardi Jien S.H, Ibu Soraya, Ibu Voni dari Golden Fams, Bang Benni, tukang sulap dan beberapa artis ibukota, serta Ratu Petuanan Tanah Rata Kokoda, Hj Dr. Rustuty Rumagesan, MBA.

Sebelumnya, bunda Vonny dari Golden Fams sampaikan sambutan beberapa prakata sebelum santunan diberikan pada anak yatim piatu, kaum duafa, "Semoga shalawat dan salam dapat diberikan sesuai dengan amanah Nabi besar Muhammad SAW."

Dirinya berharap semoga acara bisa menjadi ladang pahala di akhirat nantinya. "Saya apresiasi, berterimakasih pada para donatur hingga terlaksananya acara ini atas bantuan artis artis ibukota terlaksana acara ini," paparnya, Selasa (29/5).

Sementara, Wardi Jien S.H sebagai Pimpinan Majelis GEMA GONG Pancasila dalam sambutannya mengingatkan agar bagi yang anak nakal (nyopet) berhenti dulu, yang mabuk, selingkuh berhenti dulu harus berhenti berbuat tidak baik, tentunya mesti ber-Pancasila.

"Kita mesti menghancurkan musuh dalam diri kita, baik seperti mengakhiri 'nyopet', selingkuh, dan lainnya. Maka kita mesti menghancurkan 'musuh' dalam diri kita sendiri," himbau Wardi.

Selanjutnya, Hj.Rustuty, atau dikenal dengan sebutan 'Ratu Kokoda' yang juga merupakan pimpinan Majelis Gema Gong Pancasila itu menambahkan, "Semoga warga turut berbahagia, khususnya masyarakat sekitar agar sejahtera di tengah kesulitan ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan saat ini," ungkapnya.

Ratu Petuanan Tanah Rata Kokoda, Hj Dr. Rustuty Rumagesan, MBA menyampaikan acara ini diselenggarakan tiap tahun dalam rangka sambut bulan Suci Ramadhan 1439 H yang mana sesuai tema yaitu menghadirkan cinta Ilahi di bulan penuh berkah ini, tandasnya.

"Biasanya anak jalanan, dan beberapa warga sekitar juga biasanya buka puasa di lokasi ini bersamaan saat bulan Ramadhan," utara Ratu yang berasal dari Papua, yang ayahnya dijuluki 'Jago Tua' dari Irian Barat itu.

"Dengan semangat gotong royong, sekaligus mempererat tali silaturahmi bersama Gema Gong Pancasila bersama warga sekitar," ujarnya.(bh/mnd)



 
Berita Terkait Ramadhan
 
Penjelasan Muhammadiyah Menetapkan Waktu Puasa Ramadan, Idulfitri, Puasa Arafah dan Iduladha
 
Benny Rhamdani Dukung Instruksi Presiden Jokowi Larang Pejabat Pemerintahan Adakan Bukber
 
Larangan Bukber bagi Pejabat Berpotensi Mengalami Perluasan Makna
 
HNW, Soal Larangan Bukber Bagi ASN, Negara Harusnya Adil, Edaran Itu Agar Dikoreksi dan Dicabut Saja
 
Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1444 Hijriah Jatuh pada 23 Maret 2023
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]