Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Wisata
Free Covid Corridor untuk Dorong Ekonomi Bali
2021-03-02 12:22:36

JAKARTA, Berita HUKUM - Pembenahan seluruh sektor pendukung pariwisata terus dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan ekonomi. Hal itu terungkap dalam Dialog Produktif KPCPEN FMB9 dengan tema 'Vaksinasi Datang Pariwisata Gemilang' yang digelar secara virtual, Senin (1/3) siang.

Hadir dalam dialog tersebut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno, Gubernur Bali Wayan Koster dan Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata.

Menteri Pariwisata kembali mengungkapkan harapannya agar pariwisata Indonesia pulih setelah dilaksanakan program vaksinasi nasional yang diselenggarakan pemerintah Indonesia.

Sandiaga Uno, mengatakan pihaknya akan mewujudkan visi misi Presiden terkait program pengembangan destinasi pariwisata, termasuk Bali dan 5 destinasi super prioritas.

"Tentu tetap harus disiplin menerapkan 3M: memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. 3T: testing, tracing dan treatment dan saya melihat khususnya di Bali dan beberapa sentra pariwisata dan sentra ekonomi kreatif bahwa konsensus analis bahwa tahun 2021 kita akan bangkit, kita akan rebound. Prediksi World Bank ekonomi kita positif 3,1 persen bahkan IMF perkirakan kita akan tumbuh 4,8 persen tahun ini dan 6 persen tahun 2022," jelasnya.

Menurut Sandi, yang harus dipastikan untuk mencapai target-target ekonomi yang menjanjikan itu, adalah bagaimana sektor pariwisata dan ekonomi kreatif mampu bertahan dan bisa menangkap peluang untuk bangkit kembali.

Dia berharap agar sektor pariwisata beserta seluruh sektor pendukungnya dapat berinovasi, beradaptasi dan berkolaborasi, seraya berjanji untuk mendorong adanya stimulus bagi para pelaku pariwisata di Bali."Bali diberikan prioritas mengenai vaksin di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," tuturnya

Selain itu, Sandi juga berjanji akan menyelesaikan kebijakan Covid Free Corridor untuk sejumlah daerah di Bali. Kepala Badan Ekonomi Kreatif itu akan berkoordinasi lintas instansi agar program Covid Free Corridor dapat segera diimplementasikan."Dan seandainya hasilnya positif, bisa kita lanjutkan dan tingkatkan dari segi jumlah," ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan, bahwa kunjungan wisatawan ke Bali pada masa pandemi ini sudah turun lebih dari 50 persen per hari. Ini membuktikan bahwa pandemi menjadi pukulan keras bagi perekonomian Bali yang bergantung pada industri pariwisata beserta industri pendukung, termasuk industri kreatif.

"Bagaimana pandemi ini berakhir itu saja, pariwisata akan pulih sendiri kalau pandemi sudah selesai," tandas Koster.

Untuk itu pihaknya sudah menyiapkan infrastruktur, termasuk regulasi untuk program vaksinasi. "Yang jadi prioritas berikutnya adalah 2 area yang akan dijadikan free covid corridor oleh Bapak Menteri Pariwisata yaitu kawasan Nusa Dua dan Kawasan Ubud. Kami sudah siapkan infrastruktur dan SOP sehingga begitu vaksin datang, kita tinggal melaksanakan," pungkas Koster.(bh/mos/amp)


 
Berita Terkait Wisata
 
24 Daftar Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2024 Versi CNN, Ada Pulau Sumba
 
Upayakan Penyelesaian Sengketa Pengelolaan Wisata Labuan Bajo
 
Tren Wisata Walking Tour di Jerman dan Indonesia
 
Anggota DPR Nilai Pemerintah Lalai Awasi Tempat Wisata
 
Sambangi BP2MI, Menparekraf: Selain Duta Wisata, PMI Juga Duta Produk Ekonomi Kreatif
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]