Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Narkoba
Fory Naway: Peran Keluarga Jadi Ujung Tombak Melawan Bahaya Narkoba
2019-10-23 20:25:26

Dr. Fory Naway (paling kanan) saat foto bersama pegawai BNK kabupaten Gorontalo, serta para Sekretaris Desa (Foto: istimewa)
GORONTALO, Berita HUKUM - Ancaman Bahaya Narkoba menjadi masalah serius bagi masa depan Bangsa Indonesia. Pasalnya, ancaman dan peredaran Narkoba saat ini tidak hanya terpusat di masyarakat perkotaan saja. Melainkan, mulai merambat hingga ke masyarakat pedesaan.

Untuk melawan bahaya Narkoba tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Gorontalo, Fory Naway berharap, peran keluarga menjadi ujung tombak dalam mencegah anggota keluarganya agar tidak terjerumus kedalam barang haram tersebut. Caranya kata Fory adalah dengan melalui gerakan mencegah Narkoba sedini mungkin dengan memberikan pendidikan dan edukasi kepada peserta didik, dari tingkat Sekolah Dasar hingga Mahasiswa.

“Gerakan ini memang harus dibangun untuk seluruh Desa, dan oleh BNNK kabupaten Gorontalo nanti akan dibentuk Desa Bersih Narkoba,” ujar Fory Naway usai menjadi Narasumber dalam Bimbingan Tekhnis Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Lingkungan masyarakat kabupaten Gorontalo, yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional kabupaten Gorontalo (BNNK), Rabu (23/10) disalah satu Hotel Milinov di Kota Gorontalo. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Sekretaris Desa di Kabupaten Gorontalo.

Dengan gerakan ini nantinya kata Fory, pihaknya akan bekerjasama dengan lintas sektor. Namun, lanjut Fory, hal yang paling utama yang harus digerakan untuk mencegah Narkoba ini adalah dari pendidikan keluarga itu sendiri. Karena kepedulian orang tua menjadi faktor penting dalam mencegah keluarga dari barang haram yang setiap saat menjadi ancaman bagi siapa saja.

“Perhatian orang tua itu penting bagi anak-anak yang masuk usia yang ingin cenderung coba-coba. Karena mulai dari coba-coba itu, menjadi awal rusaknya masa depan anak bangsa kedepan. Untuk mencegahnya yang harus diperkuat adalah pendidikan keluarga, pendidikan karakter dan pemahaman agama yang terus di tingkatkan,” terang Fory.

Forum ini berharap makin menguatkan jejaring melawan Narkoba di seluruh Desa di Kabupaten Gorontalo.

“Semoga Gema Desa Bersih Narkoba akan menjadi jejaring melawan bahaya Narkoba. Dan ini akan di bentuk di seluruh Desa di Kabupaten Gorontalo pada saat Milad Kabupaten Gorontalo 26 November nanti,” pungkas Fory.(bh/ra)


 
Berita Terkait Narkoba
 
Seminggu Reskoba Polres Kukar Amankan 6 Pelaku Kejahatan Narkoba
 
Dawiyah Zaida Kecewa Suami di Hukum 5 Tahun Tersangkut Perkara Narkotika
 
Hadiri Pemusnahan Barang Bukti, Kapolri: Kita Bukan Tempat Transit Perdagangan Narkoba
 
Polisi Ungkap Peredaran Tembakau Gorila dan Cairan Vape Berbahan Narkotika Hasil Industri Rumahan
 
Operasi Halilintar 2020 Sinergi Polri dan Bea Cukai Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Internasional
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Komisi VII - Dubes Uni Eropa Bahas 'Renewable Energy'
Bernuansa Politis, 16 Juli Ini KSBSI Tidak Akan Demonstrasi
Nah! Ashari Taniwan Diduga Dalang Utama Import Besi Siku Berlabel SNI Palsu
Kasus Belum Inkrah, Masinton Pasaribu: Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah
Pakar Hukum Pidana Abdul Fickar Hadjar: Polisi Harus Responsif atas Laporan Santri terhadap Denny Siregar, Jangan Diskriminatif
RUU Perppu Pilkada Disahkan Jadi Undang-Undang, Mendagri Ucapkan Terima Kasih ke DPR
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Akibat Penyalahgunaan Kewenangan Penerbitan KTP - EL
Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi
Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra
Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati
Bupati Kutai Timur Ismunandar Beserta Istri Yang Menjabat Ketua DPRD Kena OTT dan Jadi Tersangka KPK
Pembakaran Bendera PDIP Dibawa Ke Jalur Hukum, Edy Mulyadi: Silakan, Loe Jual Gue Borong!
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]