Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Media
Forum Wartawan Polri Gelar Raker Pengurus Membahas SOP dan Job Desc
2018-09-09 19:19:24

Tampak foto bersama para pengurus Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya di Resort Cinta Kasih, Cisarua, Bogor, Jawa Barat.(Foto: Istimewa)
BOGOR, Berita HUKUM - Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Metro Jaya menggelar rapat kerja (Raker) pengurus periode 2018-2020 di Resort Cinta Kasih, Cisarua, Bogor, Jawa Barat 8-9 September 2018.

Ketua FWP Naek Pangaribuan menyatakan sehubungan dengan terbentuknya kepengurusan baru periode 2018-2020, Forum Wartawan Polri ingin melakukan beberapa perubahan dalam melaksanakan kegiatan bersama kemitraan di Polda Metro Jaya. Khususnya terkait kegiatan peliputan.

"Untuk merealisasikan visi ini dibutuhkan proses penataan organisasi, penataan program dan anggaran melalui koordinasi dan komunikasi yang baik antar pengurus maupun anggota. Atas dasar itu, visi itu, kami menggagas Raker ini," katanya di lokasi.

Ia menjelaskan, pogram dan kegiatan Forum Wartawan Polri ini dipandang perlu untuk ditata dengan baik agar semua dapat berjalan sesuai rencana dan akuntable.

"Apabila semua program dapat ditata, semua rencana kerja dapat diatur sesuai jadwal dan anggaran yang sudah ditetapkan," jelasnya.

Ia menjelaskan tujuan Raker ini adalah terbentuknya kepengurusan Forum Wartawan Polri (FWP) yang solid. Terbentuknya Standar Operational Prosedur (SOP) dan Job Describtion yang jelas bagi setiap poin atau posisi dalam kepengurusan.

"Yang paling penting adalah tujuannya agar tersusunnya program kerja dan rencana anggaran kegiatan Forum Wartawan Polri periode 2018-2020, yang nantinya dapat menjadi acuan gerak langkah kedepan. Ini juga untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota Forum Wartawan Polri," paparnya.

Naek menjelaskan, rapat kerja ini adalah salah satu inovasi baru kepengurusan periode 2018-2020. Kegiatan ini adalah pertama kali dilakukan sejak berdirinya FWP tahun 2000 lalu.

"Ini luar biasa, inovasi kawan-kawan pengurus baru. Selama sejarah FWP sejak tahun 2000 belum pernah pengurus menggelar rapat kerja. Artinya setelah 18 tahun ini baru terlaksana," tandasnya.(bh/as)


 
Berita Terkait Media
 
LSP Pers Indonesia Apresiasi Digitalisasi dan Pelayanan Prima PTUN Jakarta
 
Dewan Pers Indonesia dan SPRI Ajukan 8 Tuntutan Kemerdekaan Pers kepada Presiden
 
LKPP Terima Pengaduan WAKOMINDO Terkait Diskriminasi Kerjasama Media di Pemerintahan Daerah
 
Biro PP Lakukan 'Media Visit' Massifikasi Informasi Kinerja DPR dan Persiapan IPU
 
Perselisihan Kapolrestro Depok-Wartawan Dimusyawarahkan, Kompolnas: Media Membantu Polri
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]