Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pemilu
Forum Umat Islam Bersatu Unjuk Rasa ke KPU dan Bawaslu
2019-05-14 21:23:25

Suasana saat aksi unjuk rasa didepan Bawaslu, Jakarta pusat.(Foto: BH /bar)
JAKARTA, Berita HUKUM - Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) mendesak aparat terkait untuk bertindak tegas kepada siapa pun pihak yang menyerukan aksi "people power" jelang penetapan hasil rekapitulasi resmi Pemilu 2019 oleh KPU pada 22 Mei 2019 mendatang.

Hal itu ditegaskan oleh koordinator FUIB Rahmat Himran saat menggelar aksi di depan gedung KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/5).

"Tolak dan tangkap elite politik yang menyerukan people power. TNI dan Polri harus tegas terhadap hal itu," ujar dia.

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tidak mudah terhasut ajakan atau pernyataan elite politik yang menyampaikan seruan people power.

"Agar seluruh rakyat Indonesia tetap tenang dan tidak terpancing oleh provokator menjelang 22 Mei 2019," paparnya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dalam mengapresiasi kinerja KPU dan Bawaslu dalam penyelanggaraan pesta demokrasi lima tahunan itu.

Pantauan pewarta dilokasi, usai melaksanakan aksi di KPU, ratusan massa bergerak menuju Bawaslu untuk menyampaikan pendapat yang sama.

"KPU dan Bawaslu bekerja sesuai profesional dan bertanggung jawab," tukasnya.

Aliansi yang tergabung juga dalam aksi ini FORUM UMAT ISLAM BERSATU (FUIB) ,yakni: JARNAS (Jaringan Aktivis Nasional), LINGKAR MAHASIWA NUSANTARA, ALIANSI MAHASISWA DAN PEMUDA INDONESIA dan ALIANSI AKTIVIS NUSANTARA mengadakan orasi di depan KPU dan Bawaslu mereka bersatu menolak dengan sebutan People Power.(bh/bar)

Share : |

 
Berita Terkait Pemilu
Usai Pengumuman Hasil Pemilu Oleh KPU, Pengamat: Keamanan Kondusif
Fahri Hamzah: Rakyat Bakal Melawan Balik Jika Terus Diancam
PAN, Gerindra, PKS, dan Berkarya Tolak Teken Hasil Pileg 2019
Forum Dai Nusantara Aksi di KPU: Mari Menghormati Proses Demokrasi
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Soal Gerakan Kedaulatan Rakyat, MUI DIY Sarankan Jokowi Mundur
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Usai Pengumuman Hasil Pemilu Oleh KPU, Pengamat: Keamanan Kondusif
Fahri Hamzah: Rakyat Bakal Melawan Balik Jika Terus Diancam
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
PAN, Gerindra, PKS, dan Berkarya Tolak Teken Hasil Pileg 2019
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?
Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan
Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka
5 Mantan Danjen Kopassus Siap Pimpin Aksi Demo 22 Mei 2019 Mendatang
Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Karir | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]