Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Reklamasi Pantai
Forum Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia Tolak Reklamasi Selamanya
2017-11-17 05:57:28

JAKARTA, Berita HUKUM - Alumni dari berbagai perguruan tinggi ITB, UI, ITS, IPB, UGM, UNPAD, UNPAR, UB, UNHAS, UNISBA, UII, UNAND, UNTAD berkumpul di Muara Kamal Jakarta Utara pada, Kamis (16/11) mendeklarasikan Forum Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (PETISI) Tolak Reklamasi.

Hidayat Matnur, Sekjen Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) mengatakan bahwa, kami mendukung penuh forum ini untuk berhimpun untuk menguatkan barisan kalangan alumni, akademisi, dan aktivis untuk menentang kebijakan yang merugikan rakyat kecil tersebut.

"Jelas sudah, reklamasi menguntungkan taipan dan merugikan rakyat kecil khususnya nelayan. Kami bersama forum Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (PETISI) Tolak Reklamasi meminta reklamasi dihentikan selama-lamanya." Tambahnya

Sementara, "Kami Alumni Perguruan Tinggi seluruh Indonesia dengan ini mendeklarasikan Forum Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia Tolak Reklamasi disingkat Forum Alumni PETISI Tolak Reklamasi," sebut Ketua Presidium Forum, Akhmad Syarbini, yang juga perwakilan dari alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), membacakan deklarasi itu diikuti para perserta.

Deklarasi itu jelasnya sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian terhadap penanganan Teluk Jakarta, yang dinilai mengabaikan aspek hukum, teknologi, lingkungan hidup, sosial, ekonomi, budaya, politik, pertahanan dan keamanan, serta berbagai aspek lainnya.

"Mengingat Jakarta sebagai Ibukota Negara, maka tindakan pengabaian dan pelanggaran tersebut dapat mengancam kedaulatan bangsa dan negara Indonesia," sebutnya.

Oleh karena itu, Forum Alumni PETISI Tolak Reklamasi bertekad melakukan berbagai upaya sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, untuk berperan serta dalam menolak reklamasi di Teluk Jakarta, tegasnya.
Selain penyampaian deklarasi, Forum juga menyampaikan pernyataan sikap menolak proyek reklamasi Teluk Jakarta.

Acara tersebut berlangsung di TPI Kampung Nelayan, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dimulai sekitar pukul 14.30 WIB hingga sekitar pukul 16.15 WIB.

Aktivis lain yang hadir yakni Salim Hutadjulu mengatakan, "reklamasi adalah kebrutalan dan kebringasan rezim penguasa. Reklamasi membuat kehidupan melayan dan masyarakat di sekitar Jakarta Utara yang penghasilannya dari menangkap ikan."

Saya sejak tahun 1978 pernah menjadi wakil Camat di Kepulauan Seribu Jakarta Uatra dan sering berkeliling mengunjungi masyarakat yang ada. Mereka mencari nafkahnya dari kegiatan hidupnya dengan menangkap ikan. Dan sekarang mereka menjadi susah hidupnya dengan adanya reklamasi.

Kamis siang (16/11), Berbagai Alumni dari berbagai perguruan tinggi ITB, UI, ITS, IPB, UGM, UNPAD, UNPAR, UB, UNHAS, UNISBA, UII, UNAND, UNTAD berkumpul di Muara Kamal, mendeklarasikan Forum Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (PETISI) Tolak Reklamasi. Sikap mereka meminta pemerintah Indonesia menghentikan reklamasi selamanya. Dan Forum PETISI siap memberikan ide-ide untuk rakyat atas pulau-pulau reklamasi yang sudah jadi.(wa/hidayatullah/bh/nmd)


 
Berita Terkait Reklamasi Pantai
 
• Tanggapi LBH, Pemprov DKI Pastikan Reklamasi Sudah Dihentikan
 
• Diskusi Publik: Menyoal Kejahatan Korporasi terhadap Reklamasi Teluk Jakarta
 
• NSEAS Bakal Gelar Diskusi Publik Menyoal Kejahatan Korporasi Terhadap Reklamasi Teluk Jakarta
 
• Hentikan Semua Reklamasi Teluk Jakarta, Gubernur Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau
 
• Setelah Ahok, Polisi Akan Periksa Djarot Terkait Kasus Proyek Reklamasi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]