Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilgub DKI
Foke Kalah, PAN Bantah Mesin Parpol Tak Bekerja
Saturday 22 Sep 2012 20:38:32

Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli (Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pasangan cagub / cawagub Foke - Nara yang diusung oleh Partai Demokrat, kalah dari Jokowi - Ahok. walapun sudah didukung koalisi parpol besar.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi membantah kekalahan sang cagub incumbent itu diantaranya disebabkan kurang maksimalnya kerja partainya.

"Secara organisatoris, PAN mendukung Foke - Nara. Mesin politik PAN juga sudah berjalan maksimal", ujar Viva, Sabtu (22/9).

Meski begitu, kata Viva, ternyata warga Jakarta lebih banyak memilih Jokowi - Ahok. "Ahok juga kawan saya sewaktu di DPR", ujarnya.

Menurut Viva, perilaku pemilih dalam Pemilukada DKI Jakarta lebih banyak ditentukan oleh figur dan kinerja incumbent yang maju kembali. Bila kinerja incumbent kurang memuaskan masyarakat, maka bila maju kembali pasti akan berkurang dukungannya.

"Begitu pula dengan Jokowi yang sudah berjanji untuk memperbaiki Jakarta. Bila nanti janjinya tidak terbukti dan membuat masyarakat kecewa, jika maju menjadi kandidat lagi, tentu tidak akan dipilih lagi", kata Viva.

Bagi Viva, inilah dinamika masyarakat rasional, yang memiliki kesadaran politik dan mandiri dalam bersikap.

"Pembangunan politik harus diarahkan seperti itu agar masyarakatnya menjadi bagian penting dalam menentukan kualitas demokrasi", tukasnya.(tbn/bhc/rby)


 
Berita Terkait Pilgub DKI
 
Pengumuman Rekepitulasi Hasil Penghitungan Suara Pilgub DKI Jakarta Putaran - 2
 
Rekapitulasi Pemilukada DKI Jakarta Sudah di Tingkat Kecamatan
 
Foke Kalah, PAN Bantah Mesin Parpol Tak Bekerja
 
Suara Foke Unggul di Kelurahan Kramat
 
Meskipun Tak Dijaga Aparat Kepolisian, Pemilihan di TPS 026 Berjalan Lancar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]