Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Pemilu 2014
Ferry Ajak Mahasiswa Sukseskan Pemilu 2014


Pemaparan garis besar tentang pemilu oleh Ferry Kurnia Rizkiyansyah.(Foto: Ist)
SEMARANG, Berita HUKUM - Usai memaparkan garis besar tentang Pemilihan Umum (pemilu) di Indonesia, Ferry Kurnia Rizkiyansyah selaku anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) berharap pada para mahasiswa untuk ikut berkontribusi menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2014 mendatang. "Ikutlah berpartisipasi aktif dalam pemilu, sukseskan Pemilu 2014 dengan menjadi pemilih yang cerdas," ujar Ferry.

Hal senada juga diungkapkan Fitriyah selaku dosen Fisip Undip dalam Seminar Democracy! KPU goes to campus, Rabu (21/11). "Menjadi pemilih yang baik dengan memilih wakil terbaik!" tegas Fitriyah, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua KPU Provinsi Jawa Tangah periode 2003-2007.

Selain itu, para mahasiswa juga terus didorong untuk ikut mengawasi dan mencermati kinerja lembaga penyelenggara pemilu, baik KPU maupun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Fitriyah menambahkan, "Kita juga harus mengawasi kerja dari peserta pemilu, jika ada money politic segera laporkan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). Itu salah satu cara kita untuk ikut berpartisipasi dalam pemilu."

Kegiatan yang diselenggarakan oleh KPU bekerjasama dengan Universitas Diponegoro (Undip) mendatangkan dua narasumber Ferry dan Fitriyah berlangsung sukses. Ini terlihat dari antusiasnya mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Undip yang tinggi. Mereka datang dari berbagai jurusan disiplin ilmu, ada yang dari ilmu pemerintahan, adm publik, komunikasi, public relation, adm bisnis, pertanahan, hubungan internasional, pemasaran, dan keuangan daerah.

Mahasiswa datang berjubel memenuhi ruangan di lantai 3, Gedung Fisip Undip, Semarang. Pada saat sesi tanya jawab, banyak dari mereka menanyakan peran yang telah dilakukan oleh KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Indonesia.

Oleh karena itu, KPU akan terus mengembangkan kegiatan serupa dan terus melakukan sosialisasi guna meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilu mendatang. Karena fenomena yang terjadi saat ini adanya penurunan partisipasi masyarakat sebagai pemilih pemilu yang semakin tahun semakin rendah. (nia/red/kpu/bhc/opn)


 
Berita Terkait Pemilu 2014
 
Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
 
3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
 
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
 
NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
 
Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?
Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]